Buka konten ini

PELATIH Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain defensif pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA kontra Chelsea FC di Stamford Bridge, Rabu (18/3) mendatang.
Ia menekankan bahwa PSG tetap memburu kemenangan meski sudah unggul 5-2 pada leg pertama di Parc des Princes, Kamis dini hari WIB, lalu.
Enrique menyatakan, meski hasil leg pertama menguntungkan, banyak kemungkinan masih terbuka.
“Leg kedua akan sangat ketat dan menantang. Tapi tujuan kami ke London bukan hanya menjaga skor. Mentalitas kami adalah menyerang, berusaha menang, dan layak meraih kemenangan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi PSG, Kamis.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, jika timnya hanya berfokus pada hasil imbang atau kalah maksimal dua gol, risiko tersingkir tetap ada.
Keuntungan PSG menjelang leg kedua adalah mereka tidak akan menjalani laga liga sebelum pertandingan ini. Mereka baru akan melawan OGC Nice pada 22 Maret, usai kedua leg babak 16 besar rampung.
Sebaliknya, Chelsea menghadapi tantangan kebugaran pemain. The Blues harus melawan Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (15/3) pukul 00.30 WIB sebelum leg kedua. Pelatih Liam Rosenior pun tidak bisa menyepelekan laga ini karena kemenangan akan menjaga peluang mereka finis di zona Liga Champions, di tengah persaingan dengan Liverpool, Aston Villa, dan Manchester United.
“Saya ingin pemain menikmati bermain di stadion ini, dalam atmosfer seperti ini, dengan percaya diri meski dalam situasi sulit. Kemenangan ini untuk para fans,” kata Enrique.
Sementara itu, Khvicha Kvaratskhelia, yang mencetak dua gol sebagai pengganti, menekankan pentingnya fokus di leg kedua meski PSG unggul agregat tiga gol. “Kami tahu leg kedua akan sulit, yang terpenting adalah tetap fokus dan siap,” ujarnya.
Di leg pertama, PSG mencetak gol melalui Bradley Barcola (10’), Ousmane Dembele (40’), Vitinha (74’), dan Kvaratskhelia (86’, 90+4’), sedangkan Chelsea membalas lewat Malo Gusto (28’) dan Enzo Fernandez (57’). (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO