Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Mengantisipasi lonjakan penumpang angkutan laut saat arus mudik dan balik Lebaran, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam memastikan kesiapan pengawasan dengan membuka Posko Angkutan Laut mulai H-15 sebelum Hari Raya.
Kepala KSOP Khusus Batam, M Takwim Masuku, mengatakan posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi pengawasan dan pelayanan selama periode angkutan Lebaran. Posko juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat, baik di laut maupun di area pelabuhan.
“Posko ini menjadi pusat kendali selama mudik dan arus balik. Kami ingin memastikan pelayanan berjalan lancar sekaligus siap jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya, Rabu (3/3).
Selain membuka posko, KSOP memproyeksikan adanya peningkatan jumlah penumpang sekitar 13 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret, sedangkan arus balik diprediksi memuncak pada 28–29 Maret.
Menurut Takwim, sejumlah pelabuhan akan menjadi titik konsentrasi penumpang, khususnya untuk rute domestik. Pelabuhan Sekupang dan Pelabuhan Telaga Punggur diproyeksikan menjadi lokasi dengan pergerakan penumpang tertinggi.
Saat ini, KSOP Batam mengawasi tujuh pelabuhan penumpang, yakni Sekupang Domestik, Telaga Punggur Ro-Ro dan Domestik, Pelabuhan Bintang 99, Pelabuhan Harbour Bay, Pelabuhan Batam Centre, serta Pelabuhan Gold Coast Bengkong.
Dalam rangka pengamanan, KSOP juga telah merampungkan sebagian besar pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang. Dari total 82 kapal yang terdata, sebanyak 79 kapal telah menjalani ramp check dan dinyatakan laik laut. Tiga kapal lainnya masih dalam proses docking.
Pemeriksaan tersebut meliputi kapal feri, kapal Ro-Ro, hingga kapal penumpang reguler yang melayani rute domestik maupun antarwilayah di sekitar Batam.
Tak hanya itu, KSOP Batam juga telah mengevaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran tahun sebelumnya sebagai bahan pemetaan strategi tahun ini. Evaluasi tersebut mencakup penyusunan rencana kontinjensi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, kebakaran kapal, hingga penumpukan penumpang di pelabuhan.
“Semua SOP sudah kami siapkan. Untuk kemungkinan penumpukan penumpang juga sudah ada contingency plan. Dari sisi pengawasan dan kesiapan operasional, kami pastikan siap,” tegas Takwim.
Dengan sejumlah langkah, KSOP berharap pelaksanaan angkutan laut Lebaran di Batam dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO