Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menambah 13 unit armada Bus Trans Batam pada tahun ini. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan transportasi massal di kota tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim, mengatakan bah-wa belasan bus tersebut dikirim dari Malang, Jawa Timur. Hingga saat ini, sebanyak tujuh unit telah tiba di Batam, sementara enam unit lainnya masih dalam perjalanan.
“Insyaallah, jika tidak ada kendala, pada tanggal 29 April nanti akan kami luncurkan,” ujarnya, Selasa (22/4).
Ia menambahkan, pengadaan 13 unit bus baru ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2025, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp8 miliar.
Penambahan armada ini ditu-jukan untuk menggantikan sejumlah bus lama yang dinilai sudah tidak layak beroperasi. Dishub Batam telah memetakan kebutuhan armada pada sejumlah koridor layanan Trans Batam.
“Bus-bus ini nantinya akan ditempatkan di beberapa koridor. Kami akan lihat mana yang membutuhkan atau mana yang armadanya sudah tidak layak, itu yang akan diganti,” jelasnya.
Ia berharap, langkah ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.
Trans Batam sendiri merupakan salah satu layanan angkutan massal andalan warga Batam, terutama untuk perjalanan harian menuju kawasan industri, perkantoran, dan permukiman.
Sebelumnya, Salim menjelaskan bahwa armada baru ini akan melayani rute Batuaji, Marina, dan Sekupang. Beberapa unit lainnya akan digunakan untuk rute Nongsa–Jodoh.
“Dengan penambahan ini, total armada Trans Batam menjadi sekitar 50 unit. Unit yang sudah tidak layak nanti akan kami tarik,” katanya.
Ia menambahkan bahwa bus baru ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang. Setiap bus dilengkapi tombol berhenti dan hiburan televisi (TV).
“Ada tombol di setiap tiang dalam bus. Jadi penumpang tidak perlu teriak-teriak lagi. Disediakan juga televisi, supaya perjalanan lebih nyaman,” ungkapnya.
Menurut Salim, jumlah penumpang Trans Batam masih berfluktuasi. Karena itu, kehadiran armada baru diharapkan bisa mengurangi waktu tunggu penumpang.
“Kendala utama adalah waktu tunggu yang masih lama. Sekarang masyarakat menginginkan layanan yang lebih cepat. Semoga dengan penambahan bus ini, waktu tunggu bisa lebih singkat dan minat masyarakat makin tinggi,” tutupnya.
Salah satu pengguna bus Trans Batam, Wine, mengaku senang dengan adanya peningkatan fasilitas pada armada baru Trans Batam tersebut.
“Bagus kalau begitu, jadi makin nyaman karena ada tombol yang memudahkan keinginan penumpang seumpama mau turun,” katanya. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK