Buka konten ini
Ustaz Hilmi Firdausi menyentil film Norma: Antara Mertua dan Menantu melalui unggahannya di akun media sosial X. Dia kebingungan kenapa film tentang perselingkuhan selalu diproduksi dan ironisnya kasusnya diceritakan terjadi pada keluarga dekat.
”Setelah viral film perselingkuhan dengan ipar sendiri, sekarang muncul film perselingkuhan antara mertua dan menantu. Kenapa ya film-film tema perselingkuhan di internal keluarga makin marak? Apakah ini gambaran kehidupan sosial masyarakat kita yang makin ke sini makin ke sana? Sungguh akhir zaman makin dekat. Wal’iyadzubillah,” ujar Ustaz Hilmi Firdausi.
Siapa sangka, sentilan itu mendapat respons dari Norma Risma secara langsung melalui unggahannya di Instagram. Dia melakukan screenshot atas komentar Ustaz Hilmi Firdausi dan langsung memberikan tanggapan.
”Pak Ustaz, ini cerita hidupku yang benar-benar terjadi. Banyak yang DM aku merasa terpuruk karena tak berani speak up,” ujar Norma Risma.
Dia menganggap film Norma: Antara Mertua dan Menantu bukan sekadar film untuk memberikan tontonan yang menghibur. Lebih dari itu, film Norma untuk memberikan inspirasi sekaligus kekuatan bagi para korban seperti dirinya untuk berani buka suara supaya kemungkaran tidak terus terjadi.
”Bagaimana korban seperti aku harus menghadapi perselingkuhan? Bagaimana cara aku tetap ikhlas berbakti kepada ibu?” tanya Norma Risma.
Ustaz Hilmi Firdausi sampai saat ini belum memberikan respons atas tanggapan yang dibuat Norma Risma. Padahal, Norma Risma men-tag langsung akun media sosial sang ustaz.
Diketahui, film Norma: Antara Mertua dan Menantu diangkat dari cerita pribadi Norma Risma yang ceritanya sempat viral sekitar tahun 2022 silam.
Film ini menceritakan tentang perjalanan rumah tangga Norma Risma dan suaminya, Rozi, yang awalnya berjalan mulus dan harmonis. Konflik mulai muncul setelah Rozi dan Rihanah, ibunda Norma, terlibat dalam hubungan terlarang.
Film ini dibintangi Tissa Biani, Wulan Guritno, dan Yusuf Mahardika. Film ini dijadwalkan tayang pada momen Lebaran 2025. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : UMY KALSUM