Buka konten ini
LIVERPOOL (BP) – Kiper Paris Saint-Germain (PSG) Gianluigi Donnarumma seperti dipermalukan Alisson Becker, kiper Liverpool FC, di Parc des Princes pekan lalu (6/3). Alisson nirbobol dan membawa LFC menang meski diberondong 27 kali tembakan. Sebaliknya, Gigio –sapaan akrab Gianluigi Donnarumma– kebobolan oleh satu tembakan dan kalah.
Rabu (12/3) dini hari, di Anfield, Gigio melakukan remontada kepada Alisson. Kiper sekaligus kapten timnas Italia menorehkan nirbobol dalam waktu normal hingga babak waktu tambahan. Gigio melengkapi performa gemilangnya dengan mementahkan dua eksekutor LFC, Darwin Nunez dan Curtis Jones. PSG pun menang adu penalti 4-1 dan lolos ke perempat final.
Itu kali pertama Gigio merasakan adu penalti di Liga Champions dan memenanginya. Seperti Alisson yang meraih player of the match di Parc des Princes, Gigio meraihnya di Anfeld kemarin.
Ada cerita unik ketika Gigio “menghilang” sebelum adu penalti. Ternyata, dia pergi ke ruang ganti. Berbicara kepada Sky Sport Italia, Gigio mengungkapkan alasannya. “Yang pertama, aku ingin pipis,” ucapnya. Gigio mengaku sudah menahan ingin buang air kecil selama 15 menit kedua babak waktu tambahan.
Alasan kedua? “Aku sudah menyiapkan sesuatu dengan pelatih kiper (Borja Alvarez dan Nicolas Cousin, red). Hal bagus bagiku mendapatkan insight dalam upaya mencoba menghentikan beberapa tembakan,” sambung Gigio.
Di sisi lain, meski kalah dan gagal menahan empat algojo penalti PSG, performa Alisson dianggap tidak buruk. Setidaknya, kiper nomor satu timnas Brasil itu sukses melakukan 16 kali penyelamatan dalam dua pertemuan kontra PSG. Alisson hanya tidak beruntung dalam babak tos-tosan. “Sebab, dalam adu penalti, semua hal bisa terjadi,” kata Alisson di laman resmi klub. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO