Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kenduri dan Festival Durian Bentan akan digelar di Lapangan Bola Gunung Bintan, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Minggu (26/7). Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang promosi durian lokal, tetapi juga ditargetkan mampu menarik sedikitnya 300 wisatawan mancanegara (wisman) asal Singapura dan Malaysia.
Panitia juga membidik sekitar 2.000 pengunjung domestik, terutama dari Batam dan Tanjungpinang, untuk memeriahkan festival yang diharapkan menjadi agenda wisata unggulan Kabupaten Bintan.
Ketua Zuriat Bentan, Muhammad Ali, mengatakan masyarakat Singapura dan Malaysia dipilih sebagai sasaran utama promosi karena memiliki kedekatan geografis dengan Bintan serta dikenal menyukai buah durian.
”Kami ingin menjadikan kenduri dan festival ini sebagai pintu masuk wisman untuk mengenal durian dan wisata Bintan,” kata Muhammad Ali, Senin (13/7). Menurutnya, festival tersebut merupakan upaya mengangkat potensi lokal Bintan ke panggung pariwisata yang lebih luas. Kawasan Gunung Bintan dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dikenal sebagai salah satu sentra penghasil durian terbaik di Kepulauan Riau, sekaligus memiliki kekayaan alam dan sejarah.
”Setiap tahunnya, pada musim panen raya, masyarakat pekebun di kawasan Gunung Bintan menghasilkan durian dalam jumlah yang sangat masif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melimpahnya hasil panen selama ini justru menjadi tantangan bagi petani. Keterbatasan distribusi menyebabkan durian menumpuk, harga jual merosot, bahkan sebagian hasil panen terbuang.
Berangkat dari kondisi tersebut, Perkumpulan Zuriat Bentan menginisiasi Kenduri dan Festival Durian Bentan sebagai wadah pemasaran hasil panen secara terpusat sehingga mampu meningkatkan nilai jual buah durian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Selain menjadi ajang promosi produk lokal, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian di desa-desa sekitar Gunung Bintan.
Muhammad Ali berharap festival tersebut dapat masuk dalam kalender tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan sehingga dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.
”Ke depan, kita berharap promosi agrowisata durian akan diintegrasikan dengan wisata alam dan sejarah budaya di sekitar Gunung Bintan seperti wisata Makam Bukit Batu dan Air Terjun Gunung Bintan,” katanya.
Sementara itu, pegiat pariwisata dari Ghavan Management, Budi Santoso, menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut.
Menurutnya, konsep yang menggabungkan wisata kuliner dan wisata alam memiliki daya tarik besar bagi wisatawan.
”Festival ini sangat positif untuk pariwisata Bintan karena membidik wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang ke Bintan,” ujarnya.
Ia menambahkan, lokasi penyelenggaraan di Lapangan Bola Gunung Bintan dipilih agar pengunjung dapat menikmati durian lokal sambil merasakan suasana alam yang masih asri.
Menurut Budi, Gunung Bintan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau. Kehadiran festival ini diharapkan semakin memperkuat citra kawasan tersebut sebagai tujuan wisata alam.
Selain kenduri dan festival durian, panitia juga menyiapkan bazar UMKM yang diikuti puluhan pelaku usaha lokal dengan beragam produk kuliner dan kerajinan khas Bintan. Berbagai hiburan musik turut disiapkan untuk memeriahkan acara. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY