Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Dua remaja yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Jantan, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat (10/7) dini hari. Keduanya tersesat setelah tertidur di tengah perjalanan dan baru terbangun saat hari sudah gelap.
Kedua remaja tersebut masing-masing berinisial Mr, 15 dan Mra, 16,, warga Baran, Kecamatan Meral. Mereka mulai mendaki Gunung Jantan pada Kamis (9/7) sore.
Diduga kelelahan, keduanya memutuskan beristirahat di jalur pendakian. Namun, mereka tanpa sadar tertidur dan baru terbangun ketika malam tiba. Kondisi gelap membuat mereka kehilangan arah untuk turun dari gunung.
Dalam kepanikan, kedua remaja itu sempat menghubungi layanan darurat 110 Polres Karimun untuk meminta pertolongan. Namun, komunikasi terputus setelah baterai telepon seluler mereka habis.
Kanit Reskrim Polsek Tebing, Ipda Kennedi, mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas.
”Benar, kami menerima laporan ada dua remaja yang mendaki Gunung Jantan. Mereka tertidur dan saat terbangun hari sudah malam sehingga tidak bisa menemukan jalan turun karena kondisi medan yang gelap,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, Polsek Tebing berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian. Warga sekitar juga ikut membantu menyisir jalur pendakian.
Pada pukul 22.33 WIB, Tim Rescue Pos SAR Tanjungbalai Karimun diterjunkan ke lokasi.
Dalam operasi tersebut, tim memanfaatkan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban melalui pancaran suhu tubuh di tengah gelapnya kawasan hutan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan upaya pencarian membuahkan hasil hanya beberapa jam setelah operasi dimulai.
”Tim gabungan menyisir jalur pendakian hingga akhirnya kedua remaja berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.
Kedua korban ditemukan sekitar pukul 00.40 WIB, berjarak kurang lebih 50 meter dari Pos 1 jalur pendakian. Selanjutnya, tim SAR mengevakuasi keduanya ke Posko SAR sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Fazzli mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Polres Karimun, BPBD, Tagana, perangkat desa, hingga masyarakat. Sinergi yang baik membuat kedua korban dapat ditemukan dengan cepat dan selamat,” ujarnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY