Buka konten ini

BEIJING (BP) – Banjir yang terjadi di Kota Nanning di Wilayah Otonomi Zhuang Guangxi, Tiongkok telah merenggut 39 korban jiwa, sementara sembilan lainnya masih dilaporkan hilang. Wakil Walikota setempat Ding Wei Kamis (9/7) mengatakan, hingga saat ini, 39 orang di Kota Nanning meninggal akibat banjir. “Termasuk akibat jebolnya bendungan di waduk Liulan, dan sembilan orang lainnya hilang,” kata Ding. Ia menjelaskan insiden bendungan jebol telah menewaskan 26 orang. Pada Selasa (7/7), stasiun TV China Central Television melaporkan bahwa hujan lebat dan banjir telah merenggut empat nyawa di Kota Nanning, dan lebih dari 60.000 orang telah dievakuasi. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY