Buka konten ini

JAKARTA (BP) – McLaren kembali membuka lembaran penting dalam sejarahnya dengan menghadirkan kembali M6GT yang dirancang oleh pendiri perusahaan, Bruce McLaren.
Restorasi yang dilakukan oleh divisi McLaren Special Operations (MSO) bukan sekadar membangun ulang mobil klasik, tetapi menjadi penghormatan terhadap visi Bruce yang ingin menghadirkan mobil balap berperforma tinggi untuk digunakan di jalan raya.
Mobil dijadwalkan tampil perdana di ajang Goodwood Festival of Speed 2026. Proyek menjadi salah satu restorasi paling autentik yang pernah dikerjakan McLaren.
“Restorasi M6GT bukan sekadar membangun kembali sebuah kendaraan klasik, tetapi menghidupkan kembali impian Bruce McLaren yang belum sempat terwujud,” ujar Direktur McLaren Special Operations, Jon Simms, dikutip dari Motor1, Rabu (8/8).
Tim MSO memanfaatkan cetakan bodi asli, gambar rancangan Bruce McLaren, arsip foto, serta berbagai komponen orisinal untuk memastikan setiap detail M6GT tetap setia pada desain yang dibuat lebih dari lima dekade lalu.
M6GT lahir pada akhir 1960-an sebagai pengembangan dari mobil balap M6A Can-Am. Bruce McLaren bercita – cita memproduksi sekitar 50 unit mobil jalan raya yang mampu bersaing dengan merek – merek sport Eropa.
Namun, proyek terhenti setelah Bruce McLaren meninggal dunia pada 1970 ketika menguji mobil balap di Sirkuit Goodwood. Akibatnya hanya segelintir prototipe yang berhasil dibuat dan M6GT tidak pernah memasuki jalur produksi massal.
MSO memulai pembangunan menggunakan sasis asli M6A yang telah diverifikasi keasliannya. Para teknisi kemudian membuat ulang panel bodi menggunakan cetakan bersejarah yang ditemukan di Inggris.
Cetakan menunjukkan adanya perubahan desain yang sempat dilakukan pada masa pengembangan, sehingga restorasi juga memberikan gambaran bagaimana M6GT kemungkinan akan tampil apabila proyeknya benar – benar diselesaikan pada era. M6GT tetap mempertahankan karakter klasiknya.
Mobil ini menggunakan mesin Chevrolet Small-Block V8 yang dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan sesuai spesifikasi asli. Sejumlah komponen seperti roll hoop, struktur penyangga belakang, hingga sistem kelistrikan dibuat secara manual oleh tim MSO agar tetap menyerupai mobil orisinal.
Jok dilapisi vinil berwarna hijau, sementara tuas transmisi menggunakan kenop kayu walnut yang dibuat dengan tangan.
Eksteriornya dibalut warna khusus Colnbrook White, sebagai penghormatan kepada pabrik pertama McLaren di Colnbrook, Inggris, tempat Bruce McLaren mengembangkan ide mobil jalan rayanya.
Kombinasi putih dan hijau juga terinspirasi dari livery mobil Formula 1 pertama McLaren, M2B, yang tampil pada musim 1966.
Proyek ini menjadi simbol penghormatan terhadap warisan sang pendiri sekaligus menunjukkan komitmen McLaren dalam menjaga sejarah perusahaan di tengah perkembangan teknologi. (*)
Reporter : Juliana Belence
Editor : Putut Ariyo