Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menemukan berbagai permasalahan keuangan dan tata kelola dalam tubuh PT Pos Indonesia (Persero).
Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan Danantara tengah melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap PT Pos Indonesia.
“Dari proses due diligence dan evaluasi yang berjalan, kami menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun tahun,” ujar Rohan dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/7).
Rohan mengatakan, Danantara juga menemukan sejumlah penyimpangan ketika melakukan audit. Ia menegaskan, danantara akan menindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami juga menerima laporan serta menemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan, yang saat ini sedang ditindaklanjuti,” ujarnya.
Lanjutnya, Danantara akan menyelesaikan satu per satu permasalahan yang akan membebani perusahaan harus segera diselesaiakan. Ia menegaskan, tidak ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan. Seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai proses hukum.
“Prioritas kami adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas, sehingga mampu menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pos Indonesia (Persero), buka suara terkait dengan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) Daud Joseph setelah menjabat selama tiga bulan.
Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, mengatakan pengunduran diri yang dilakukan Dirut adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan.
”PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama, Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan,” ujar Iwan dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/7).
Iwan mengatakan, perusahaan menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.
Ia memastikan bahwa perusahaan akan melakukan proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.
”Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder,” ujarnya.
Dirut PT Pos Indonesia Mundur
BPI Danantara buka suara terkait pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph setelah menjabat selama 3 bulan.
“Danantara Indonesia telah menerima surat pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia pada hari Seni:n (29/6),” ujar Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/7).
Rohan mengatakan dalam jabatanya selama 3 bulan Daud ditugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia. Daud ditugaskan untuk melakukan reformasi melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan.
Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa pengunduran Daud terjadi karena perusahaan membutuhkan figur pemimpin yang lebih cocok untuk memimpin agenda transformasi berikutnya dari PT Pos, maka dari itu Daud mengajukan pengunduran diri.
“Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pos Indonesia (Persero), buka suara terkait dengan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) Daud Joseph setelah menjabat selama tiga bulan.
Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, mengatakan pengunduran diri yang dilakukan Dirut adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan.”PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa.
Direktur Utama, Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan,” ujar Iwan dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/7).
Iwan mengatakan, perusahaan menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.
Ia memastikan bahwa perusahaan akan melakukan proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.”Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder,” ujarnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI