Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang memperingati Dies Natalis ke-19 dengan menggelar Techno Creative Festival 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juni itu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan inovasi teknologi sekaligus mengasah jiwa kewirausahaan melalui Pasar Mahasiswa.
Festival menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari seminar, perlombaan, pameran teknologi (tech expo), pertunjukan musik, hingga jalan santai yang melibatkan sivitas akademika dan mahasiswa.
Salah satu daya tarik kegiatan adalah Pasar Mahasiswa, yang menampilkan berbagai produk kreatif dan kuliner hasil karya mahasiswa STTI Tanjungpinang.
Ketua Yayasan Penelitian dan Pengembangan Komputer Indonesia (YPPKI), Hj. Syamsiah Frederick, mengatakan Dies Natalis ke-19 menjadi momentum untuk menunjukkan konsistensi STTI dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
”Di usia yang ke-19 ini, STTI Tanjungpinang membuktikan diri mampu terus relevan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Menurut Syamsiah, melalui Techno Creative Festival, STTI tidak hanya merayakan perjalanan institusi, tetapi juga berupaya melahirkan generasi muda yang adaptif, kreatif, inovatif, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kebutuhan pembangunan daerah.
Ketua STTI Tanjungpinang, Aurora Elsa S, mengatakan festival tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan kemampuan teknologi dengan semangat kewirausahaan.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus berjalan beriringan dengan kemampuan membangun bisnis kreatif agar lulusan memiliki daya saing yang lebih kuat.
”Melalui expo teknologi dan Pasar Mahasiswa, kami ingin mahasiswa memahami bahwa inovasi teknologi harus mampu menciptakan nilai ekonomi,” katanya.
Aurora juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan STTI hingga memasuki usia ke-19 tahun.
Pelaksanaan Techno Creative Festival 2026 mendapat dukungan dari sejumlah mitra dan sponsor, di antaranya SGE Videotron Tanjungpinang, BRI, Extra Joss, Alltrue Hotel, Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Yamaha, serta StudioMelayu.com.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan dunia usaha tersebut diharapkan semakin memperkuat ekosistem teknologi dan industri kreatif di Kota Tanjungpinang. (*)
