Buka konten ini

BATAM (BP) – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana memanfaatkan libur sekolah untuk bepergian ke Bintan maupun Batam. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan pembebasan biaya jasa pelabuhan bagi pengguna jasa penyeberangan RoRo lintasan Telaga Punggur, Batam-Tanjunguban, Bintan, dan sebaliknya selama periode libur sekolah.
Program tersebut berlaku mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dan memberikan pengurangan tarif penyeberangan sekitar 21 persen untuk kategori pengguna jasa tertentu.
General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan ASDP terhadap mobilitas masyarakat selama musim liburan anak sekolah.
“Program ini berlaku mulai 20 Juni sampai 5 Juli. Besaran pengurangannya kurang lebih mencapai 21 persen,” ujar Reno, Selasa (16/6).
Ia menjelaskan, potongan tarif diberikan melalui pembebasan komponen jasa pelabuhan yang selama ini menjadi bagian dari harga tiket penyeberangan. Program tersebut berlaku bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua atau golongan II, serta kendaraan pribadi roda empat golongan IVA yang menggunakan layanan RoRo Batam-Tanjunguban maupun sebaliknya.
Menurut Reno, kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh biaya perjalanan yang lebih terjangkau selama masa liburan.
“Intinya, komponen jasa pelabuhan yang dihilangkan sehingga tarif yang dibayar masyarakat menjadi lebih murah dibandingkan tarif normal,” katanya.
Meski memberikan keringanan tarif, mekanisme pembelian tiket tetap dilakukan seperti biasa melalui sistem yang telah diterapkan ASDP. Masyarakat diimbau melakukan pemesanan lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang keberangkatan.
Menghadapi potensi lonjakan penumpang selama libur sekolah, ASDP Batam juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan memantau perkembangan jumlah pengguna jasa setiap hari dan menyiapkan opsi penambahan trip apabila diperlukan.
“Kami melihat perkembangan permintaan masyarakat terlebih dahulu. Jika memang diperlukan dan terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan, tentu akan kami antisipasi dengan penambahan perjalanan kapal,” ujarnya.
Selain armada, ASDP juga terus meningkatkan kualitas layanan digital. Hal ini menyusul masih adanya keluhan pengguna terkait akses sistem pemesanan tiket yang terkadang melambat saat terjadi lonjakan transaksi.
Reno mengatakan pihaknya terus melakukan pembaruan terhadap sistem teknologi informasi, baik dari sisi perangkat lunak maupun jaringan pendukung.
“Untuk sistem tiket elektronik akan terus kami tingkatkan. Software maupun jaringan akan terus di-upgrade agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan lebih mudah diakses,” jelasnya.
Ia menambahkan, persiapan menghadapi masa libur sekolah telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir. ASDP juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan kendaraan di lintasan Batam-Tanjunguban.
Dengan adanya program pembebasan jasa pelabuhan tersebut, ASDP berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan ekonomis selama masa libur sekolah.
“Kami mengajak masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket sesuai ketentuan agar perjalanan selama masa liburan dapat berjalan lancar,” tutup Reno. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO