Buka konten ini

LONDON (BP) – Bukayo Saka termasuk pemain timnas Inggris yang paling ‘’sibuk’’ pada musim 2025-2026. Sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk persiapan Piala Dunia 2026, Saka masih sempat membela Arsenal di final Liga Champios pada 30 Mei lalu. Sepanjang musim, Saka juga menjadi andalan skuad The Gunners-julukan Arsenal-untuk meraih trofi Premier League.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel paham betul dengan kondisi kelelahan yang mendera pemain berusia 24 tahun itu. Tuchel harus berhati-hati untuk menurunkan Saka di laga uji coba melawan
Selandia Baru, Minggu (7/6) lalu. “Kami harus berhati-hati dengan Bukayo yang mengalami cedera di pemusatan latihan bulan Maret dan membawanya hingga ke kompetisi klub,’’ terangnya.
Tuchel menuturkan bahwa Saka adalah pemain yang luar biasa. Dia menunjukkan kemauan keras untuk bisa tampil maksimal di Piala Dunia 2026. “Dia membuat dirinya siap. Ini sangat brilian, dia menjaga kondisinya dengan baik di sela-sela pertandingan,’’ ungkapnya.
Berbagai program kini sudah dijalani oleh Saka. Tuchel berharap pemain dengan nama lengkap Bukayo Ayoyinka Gabriel Temidayo Saka bisa dalam performa puncak saat laga pembuka Inggris di Piala Dunia. Yakni melawan Kroasia pada 18 Juni mendatang. “Kami membangun kondisinya, dan terus berlanjut sampai saat ini,’’ paparnya dikutip dari englandfootball.com kemarin (10/6).
Tuchel beruntung, dari empat pemain Arsenal yang gabung terlambat ke pemusatan latihan Inggris di Florida, hanya Saka yang kondisinya memerlukan penanganan lebih. Tiga pemain Arsenal lainnya yakni Declan Rice, Eberechi Eze, dan Noni Madueke kondisinya jauh lebih baik. Bahkan sangat fit.
“Tidak ada yang butuh istirahat, semua siap. Itu kabar baik,’’ paparnya. Dia sangat senang meskipun menjalani musim yang panjang bersama Arsenal, tiga pemain itu tidak mengalami cedera sedikit pun. “Noni (Madueke) sudah 100 persen siap, Declan 100 persen soap, dan Ebs (Eberechi Eze) kondisinya juga baik,’’ tuturnya.
Siapkan Tribute untuk Pele dan Maradona
Piala 2026 tidak hanya dibuka dengan hiburan musik. Dalam seremoni di Estadio Azteca, Mexico City, dini hari nanti (12/6), FIFA akan memberikan tribute bagi dua legenda sepak bola dari Amerika Latin, Pele dan Diego Maradona. Alasannya karena di Estadio Azteca-lah Pele dan Maradona mengangkat trofi juara Piala Dunia. Pele dengan Brasil pada 1970. Maradona dan Gol Tangan Tuhan-nya bagi Argentina di 1986.
Hanya, FIFA di laman resmi mereka tidak menyebutkan secara spesifik. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO