Buka konten ini

BINTAN (BP) – Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bintan bertambah menjadi tiga unit.
Penyebabnya, transfer dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) terlambat diterima.
Sebelumnya, SPPG Tanjunguban Selatan 4 di kawasan Pasar Baru, Tanjunguban, telah lebih dulu menghentikan aktivitas sejak Senin (9/6).
Sehari kemudian, dua SPPG lainnya ikut berhenti beroperasi sementara.
Kedua SPPG tersebut yakni SPPG Tanjunguban Selatan 2 atau SPPG Permaisuri di Jalan Permaisuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, serta SPPG Bintan Timur Sei Lekop di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.
Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri, membenarkan tiga SPPG tidak beroperasi pada Selasa (10/6).
”Yang berhenti sementara adalah SPPG Tanjunguban Selatan 4, SPPG Tanjunguban Selatan 2 dan SPPG Bintan Timur Sei Lekop,” ujarnya.
Kepala SPPG Tanjunguban Selatan 2 atau Permaisuri, Massudianto, mengatakan dana operasional baru ditransfer pada Senin sore sehingga pihaknya tidak sempat melakukan pemesanan bahan baku.
”Dana baru ditransfer Senin sore, jadi tidak sempat order barang,” katanya.
Akibatnya, distribusi MBG kepada sekitar 2.525 penerima manfaat yang berada dalam cakupan layanan SPPG Permaisuri terhenti selama satu hari.
Meski demikian, ia memastikan pelayanan kembali normal mulai Rabu (11/6).
”Besok sudah jalan lagi. Mudah-mudahan ke depan lancar,” ujarnya.
Keterlambatan pencairan dana tersebut diharapkan tidak kembali terjadi agar program MBG dapat berjalan optimal dan tidak mengganggu kebutuhan gizi para penerima manfaat. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY