Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Perusahaan robotika berbasis embodied artificial intelligence (AI), AGIBOT, bersama PT Denka Pratama Indonesia sebagai mitra strategis di Tanah Air, menggelar AGIBOT Partner Conference Indonesia (APC Indonesia) di Jakarta.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam agenda ekspansi internasional AGIBOT. Perusahaan menegaskan komitmen memperluas penetrasi pasar di Indonesia.
Salah satu robot yang dipertunjukkan adalah AGIBOT A3 yang memukau dengan gerakan pencak silat. Aksi ini mencuri perhatian para hadirin yang melihatnya.
Konferensi ini membahas penerapan teknologi kecerdasan buatan dan robot humanoid di industri. Peserta juga membicarakan peluang kolaborasi lintas sektor serta strategi adaptasi teknologi guna memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.
Kehadiran AGIBOT sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong pemanfaatan embodied AI di sektor strategis. Melalui konferensi ini, perusahaan fokus membawa robotika dari pengembangan ke implementasi luas.
Salah satu langkah yang diperkenalkan adalah model Robot as a Service (RaaS). Model ini mempermudah perusahaan mengakses teknologi robot tanpa investasi awal besar.
President of Middle East and Asia Pacific Region AGIBOT, Abel Deng, menyatakan bahwa embodied AI kini memasuki tahap implementasi nyata. Robot tidak hanya alat bantu, tapi mampu menjalankan fungsi kerja layaknya manusia untuk tingkatkan efisiensi dan produktivitas.
“Teknologi ini kini kami bawa dan diperkenalkan di Indonesia,” kata Abel di Jakarta, Selasa (9/6).
Founder Denka, Ching, menilai kombinasi teknologi AGIBOT dan kemampuan jaringan serta layanan lokal Denka membuka peluang baru untuk industri robotika Indonesia.
”Kombinasi teknologi Robot AGIBOT dengan jaringan dan kemampuan operasional lokal Denka diyakini mampu percepat pemanfaatan robot di berbagai bidang,” katanya.
Kolaborasi diperkuat lewat penunjukan PT Robotika Futuristik Indonesia (RFI) sebagai mitra resmi penyedia layanan penyewaan dan leasing robot humanoid serta robodog.
Direktur RFI, Vincent Ie, mengatakan kerja sama diharapkan percepat pemanfaatan teknologi robotika untuk kebutuhan komersial, pameran, aktivasi merek, pertunjukan inovatif, dan kegiatan edukatif bagi masyarakat.
AGIBOT juga memperkenalkan konsep XYZ Curve sebagai kerangka pengembangan industri embodied AI. Perusahaan memaparkan tujuh skenario produktivitas dasar penerapan robot di berbagai usaha.
Ke depan, AGIBOT dan Denka akan hadirkan produk dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal. Tujuannya agar perusahaan dapat tingkatkan produktivitas dan percepat transformasi digital. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI