Buka konten ini

BATAM (BP) – Sektor pariwisata Kota Batam terus menunjukkan pertumbuhan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk Batam pada April 2026 mencapai 113.784 kunjungan.
Jumlah tersebut meningkat 13.342 kunjungan dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 100.442 kunjungan. Capaian itu sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepulauan Riau.
Dari total 147.053 kunjungan wisman ke Kepri pada April 2026, sebanyak 77,38 persen di antaranya masuk melalui Batam. Kontribusi tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan daerah lain di Kepri.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang turut mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam terus menunjukkan tren positif. Pada April 2026 terjadi kenaikan lebih dari 13 ribu kunjungan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan kepercayaan wisatawan terhadap Batam sebagai destinasi wisata, sport tourism, MICE, dan pusat kegiatan bisnis semakin meningkat,” ujar Ardiwinata.
Menurut dia, peningkatan kunjungan tersebut tidak terlepas dari semakin banyaknya kegiatan pariwisata, olahraga, dan ekonomi kreatif yang digelar sepanjang tahun. Selain itu, konektivitas Batam dengan negara-negara tetangga juga semakin mendukung mobilitas wisatawan.
“Kami akan terus memperkuat promosi wisata, meningkatkan kualitas destinasi, serta menghadirkan berbagai event berskala nasional dan internasional untuk menarik lebih banyak wisatawan datang ke Batam. Dampaknya tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga terhadap perhotelan, transportasi, UMKM, dan ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” katanya.
Secara kumulatif, selama Januari hingga April 2026, Batam menerima 486.549 kunjungan wisman. Angka itu setara dengan 77,69 persen dari total kunjungan wisman ke Kepulauan Riau yang mencapai 626.278 kunjungan.
Data BPS juga menunjukkan kunjungan wisman ke Kepulauan Riau selama Januari–April 2026 tumbuh 12,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara secara tahunan (year-on-year), kunjungan wisman Kepri pada April 2026 meningkat 15,94 persen dibandingkan April 2025.
Capaian tersebut memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pariwisata Kepulauan Riau sekaligus salah satu destinasi unggulan nasional yang banyak diminati wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Asia Tenggara.
Pariwisata Nasional Tetap Tumbuh
Sementara itu, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyebut sektor pariwisata Indonesia tetap mencatat pertumbuhan positif meski dunia tengah menghadapi berbagai dinamika geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah.
Berdasarkan data BPS, sepanjang Januari hingga April 2026 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 4,68 juta kunjungan atau tumbuh 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, pada kuartal I 2026 devisa sektor pariwisata tercatat sebesar USD 4,05 miliar atau sekitar Rp68,28 triliun, meningkat 6,30 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Pariwisata tidak hanya kita dorong untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi terhadap PDB. Yang tidak kalah penting, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).
Menurut dia, manfaat ekonomi sektor pariwisata harus mampu menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, hingga menjangkau desa-desa wisata di berbagai wilayah Indonesia. (***)
Laporan : M SYA’BAN
Editor : RATNA IRTATIK