Buka konten ini
BATAM (BP) – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam Kepulauan Riau kembali melanjutkan program distribusi hewan kurban ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) pada Iduladha 1447 Hijriah. Tahun ini, distribusi tidak hanya dalam bentuk daging mentah, tetapi juga diolah menjadi rendang siap santap untuk masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil.
Distribusi dilakukan pada hari ketiga Iduladha, Jumat (29/5), dengan sasaran masyarakat suku laut, mualaf, serta warga yang tinggal di sejumlah pulau hinterland Batam.
Kepala LAZ Batam Kepri, Syarifudin, mengatakan rendang kurban tersebut dikirim ke beberapa wilayah seperti Pulau Caros, Teluk Nipah, dan Teluk Nanga. Bantuan ini difokuskan bagi warga yang selama ini sulit memperoleh distribusi daging kurban secara merata akibat keterbatasan akses transportasi dan kondisi geografis.
“Sore ini kita jalan. Siang tadi kita packing rendangnya karena sudah diolah kemarin,” ujar Syarifudin kepada Batam Pos.
Ia menjelaskan, di Pulau Caros bantuan akan disalurkan kepada sekitar 18 kepala keluarga (KK) suku laut dan mualaf. Sementara di Teluk Nipah menyasar sekitar 50 KK, sedangkan Teluk Nanga menjadi wilayah dengan penerima terbanyak yang mencapai ratusan kepala keluarga.
Namun, ia mengakui belum dapat memastikan seluruh wilayah dapat dijangkau dalam satu hari mengingat kondisi medan dan perjalanan laut yang cukup jauh menggunakan pompong.
“Belum tahu apakah hari ini bisa sampai semua. Mungkin satu atau dua pulau dulu. Yang jelas hari ini ada salah satu pulau terluar yang kita salurkan rendang,” katanya.
Syarifudin menuturkan, distribusi ke wilayah hinterland membutuhkan perjalanan panjang. Untuk menuju Teluk Nipah dan Teluk Nanga, tim harus terlebih dahulu menempuh perjalanan darat menuju kawasan Jembatan 6 Barelang, kemudian melanjutkan perjalanan laut menggunakan pompong sekitar satu jam ke lokasi tujuan.
“Kalau dihitung total perjalanan bisa hampir tiga jam,” ujarnya.
Menurutnya, pengolahan daging kurban menjadi rendang dilakukan karena mempertimbangkan kondisi masyarakat di pulau-pulau terpencil yang tidak selalu memiliki akses mudah terhadap bumbu dapur maupun transportasi ke pasar di Kota Batam.
Dengan demikian, daging kurban dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu proses pengolahan tambahan, sehingga lebih praktis dan tepat sasaran.
BP Batam Ikut Salurkan Kurban
Pada hari yang sama, LAZ Batam juga menerima tambahan daging kurban dari BP Batam untuk turut didistribusikan ke masyarakat pesisir dan pulau terluar.
Syarifudin mengatakan pihaknya dipercaya membantu penyaluran hewan kurban hasil penyembelihan BP Batam agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah 3T.
“Hewan kurban yang disembelih di BP Batam sebagian ikut dalam program sebar hewan kurban wilayah 3T melalui LAZ. Artinya kami membantu mendistribusikannya,” ujarnya.
Program distribusi kurban ke wilayah 3T ini menjadi upaya pemerataan manfaat Iduladha, agar tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga warga di pulau-pulau terluar Batam.
Selain itu, LAZ Batam juga mulai memperluas pola distribusi dengan menghadirkan makanan olahan siap santap, sehingga penyaluran bantuan kurban lebih efektif menjangkau masyarakat pesisir dan suku laut yang tinggal jauh dari pusat kota. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO