Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka rekrutmen besar-besaran untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia. Total sebanyak 8.000 formasi disiapkan, terdiri atas lebih dari 3.000 guru dan sekitar 5.000 tenaga kependidikan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan pendidikan di wilayah yang selama ini sulit dijangkau sekaligus memperkuat pemerataan kualitas sumber daya manusia nasional.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan para tenaga pendidik yang lolos seleksi nantinya akan ditempatkan di gedung-gedung Sekolah Rakyat baru yang saat ini tengah dibangun pemerintah.
“Tahun ini kita insya Allah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan. Sementara siswanya kita akan recruit lebih dari 32.000 untuk tahun ini,” ujar Gus Ipul.
Saat ini pemerintah juga tengah mengebut pembangunan 93 titik gedung Sekolah Rakyat permanen tahap II yang ditargetkan rampung pada Juni mendatang.
Seluruh fasilitas tersebut diproyeksikan mulai digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Sekolah Rakyat dirancang menggunakan konsep sekolah berasrama yang tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan hidup, serta penguatan nilai sosial bagi para siswa.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap peserta didik dari wilayah terpencil mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus keluar dari lingkaran kemiskinan.
Dalam proses rekrutmen, Kemensos bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Seleksi dibuka khusus bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan atau PPG Calon Guru yang memenuhi persyaratan.
Selain melakukan konfirmasi kesediaan melalui sistem yang telah disediakan, para pelamar juga akan mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan untuk memastikan kualitas tenaga pendidik yang direkrut.
Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain warga negara Indonesia, berusia 20 hingga 45 tahun, memiliki ijazah minimal S-1 atau D-IV, memiliki sertifikat pendidik melalui program PPG, sehat jasmani dan rohani, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Sementara persyaratan khusus meliputi IPK minimal 3,00, memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif, telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK 2024, bebas NAPZA, dan bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama.
Jadwal seleksi dimulai pada 10 hingga 11 Juni 2025 untuk pengumuman seleksi calon guru Sekolah Rakyat. Selanjutnya konfirmasi kesediaan dilakukan pada 11 hingga 13 Juni 2025, pengolahan data pada 14 hingga 15 Juni 2025, serta penetapan dan pengumuman calon guru pada 16 Juni 2025.
Kemensos menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen Sekolah Rakyat.
Informasi resmi dapat diakses melalui Situs Resmi Sekolah Rakyat Kemensos dan PPG Dikdasmen Seleksi Guru Sekolah Rakyat. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK