Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Dua anak laki-laki dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kubangan kawasan Perumahan Oleana Park, Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Senin (11/5) siang. Peristiwa tragis itu terjadi saat ketiganya bermain di sekitar waduk ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Kedua korban diketahui berinisial ARA, 11, dan AAP, 8. Sementara satu anak lainnya, ZAQ (12), berhasil selamat setelah sempat berusaha menolong kedua rekannya.
Kapolsek Sei Beduk Iptu Alex Yasral mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketiga anak itu awalnya bermain di dekat kubangan sebelum akhirnya terpeleset dan tercebur ke dalam air.
“Anak-anak ini bermain di dekat waduk saat hujan deras tadi siang. Mereka tergelincir dan tercebur ke dalam waduk. Tiga orang, satu selamat dan dua lainnya tidak tertolong,” ujar Alex.
Menurut dia, ZAQ berhasil selamat karena sempat menginjak bagian kubangan yang lebih dangkal. Sementara dua korban lainnya langsung tenggelam dan tidak sempat menyelamatkan diri.
“Tiga-tiganya sempat tercebur. Anak yang selamat ini kebetulan menginjak area yang dangkal,” katanya.
Meski berhasil selamat, ZAQ disebut sempat berupaya menolong kedua temannya. Namun upaya tersebut gagal karena ia tidak kuat berenang dan mulai kehabisan tenaga.
“Anak yang selamat ini sempat mencoba membantu temannya, tapi karena tidak kuat berenang akhirnya dia menyelamatkan diri,” ujarnya.
Setelah kejadian, ZAQ segera memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang tuanya. Informasi itu kemudian diteruskan ke pihak kepolisian yang langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian bersama warga.
“Setelah kejadian, anak yang selamat ini memberitahu orang tuanya lalu diteruskan ke Polsek. Kami langsung turun melakukan pencarian,” ungkap Alex.
Tak lama berselang, kedua korban ditemukan dalam kondisi tenggelam tidak jauh dari titik awal mereka terjatuh ke kubangan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak keluarga disebut telah menerima musibah tersebut dan mengikhlaskan kejadian itu sebagai takdir.
Alex mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area berbahaya seperti kubangan, kolam, maupun drainase, terlebih saat kondisi cuaca hujan deras.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di lokasi yang berisiko dan ketika kondisi cuaca hujan,” tutupnya. (***)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO