Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Jaringan ritel modern Indomaret dikabarkan akan membuka gerai di sejumlah titik di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pemerintah kota memastikan kehadiran ritel tersebut tidak akan mengancam pelaku UMKM lokal.
Pemko Tanjungpinang menyebut, ekspansi ritel modern ini justru diarahkan untuk memperkuat ekonomi daerah, bukan mematikan usaha masyarakat.
Diperkirakan, sebanyak 25 gerai akan dibangun di Tanjungpinang, termasuk jaringan Alfamart. Pada tahap awal, tiga gerai dijadwalkan mulai direalisasikan pada Juni mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang, Riany, menegaskan setiap investasi ritel modern harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal.
“Setiap kehadiran usaha ritel modern harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, bukan sebaliknya,” ujarnya.
Menurutnya, ritel modern dapat membuka akses pemasaran bagi produk unggulan daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Sejauh ini, sejumlah produk IKM Tanjungpinang telah masuk ke jaringan ritel modern di Batam dan Bintan, yang menunjukkan daya saing produk lokal terus meningkat.
“Produk lokal memiliki peluang besar untuk berkembang, meningkatkan omzet, dan memperluas lapangan kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menekankan bahwa investasi tersebut harus memberikan dampak nyata, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal.
Ia menegaskan, sejak awal pemerintah daerah tidak serta-merta menerima investasi tanpa syarat. Salah satu poin utama adalah kewajiban melibatkan tenaga kerja lokal secara nyata, bukan sekadar formalitas administrasi.
“Tidak hanya sekadar KTP, tapi benar-benar anak tempatan yang bekerja. Pemerintah daerah juga ikut melakukan evaluasi pelamar,” tegasnya.
Kebijakan ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran serta memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat Tanjungpinang.
“Kita tidak mungkin menghalangi orang berinvestasi, tapi harus ada manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY