Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Pemerintah Kabupaten Karimun menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah pusat membangun tangki minyak di wilayah Karimun. Proyek ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Karimun, Iskandarsyah, menindaklanjuti kunjungan kerja Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, ke PT Oil Terminal Karimun pada 1 April 2026 lalu.
“Secara umum kunjungan Wamen ESDM ke PT Oil Terminal Karimun untuk melihat lokasi rencana pembangunan tangki minyak,” ujar Iskandarsyah kepada Batam Pos, Minggu (19/4).
Meski demikian, ia mengaku belum menerima rincian resmi terkait jumlah tangki yang akan dibangun maupun lokasi pasti pembangunan, apakah di area baru atau pengembangan dari fasilitas yang sudah ada.
“Yang jelas, Pemerintah Kabupaten Karimun siap mendukung setiap program dan kebijakan dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Bupati berharap, jika pembangunan dimulai pada Mei 2026, proyek tersebut dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal serta menarik minat investor untuk menanamkan modal di Karimun.
“Harapannya, tenaga kerja lokal bisa dilibatkan, dan ke depan Karimun semakin dilirik investor,” katanya.
Untuk memperjelas rencana tersebut, Iskandarsyah juga berencana melakukan koordinasi langsung ke pemerintah pusat.
“Senin (20/4) kami akan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait pembangunan tangki minyak ini,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penambahan tangki minyak ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan cadangan minyak nasional. Saat ini, cadangan minyak Indonesia diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 21 hari akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan.
Dengan adanya tambahan tangki minyak di Karimun, kapasitas cadangan nasional ditargetkan meningkat hingga sekitar 30 hari. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY