Buka konten ini

BINTAN (BP) – Video kecelakaan yang memperlihatkan sepeda motor tersangkut di kolong truk viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur, tepatnya di U Turn Galang Batang, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang.
Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P. Bako, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi pada Rabu (15/4), namun baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada Kamis (16/4) malam.
“Video tersebut memang sempat beredar di media sosial. Setelah dicek, lokasi kejadian berada di Jalan Lintas Timur, U Turn Galang Batang,” ujarnya, Jumat (17/4).
Berdasarkan hasil gelar perkara Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan, kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel Light warna hijau dengan nomor polisi E 9476 YP yang dikemudikan Alex Novianto Syahputra, serta sepeda motor Yamaha Vega R BP 4812 JW.
Peristiwa bermula saat truk melaju dari arah Kijang menuju Galang Batang di lajur kiri. Setibanya di U Turn, pengemudi truk berpindah ke jalur kanan untuk berbelok.
Namun, pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Ghozeli dengan penumpang Musa melaju dari arah belakang dan langsung menabrak bagian tengah samping kanan truk.
“Pengemudi truk kurang memperhatikan arus kendaraan dari belakang, sehingga motor menabrak bagian bodi tengah samping kanan truk,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Ghozeli mengalami luka serius, di antaranya luka lecet di tangan, luka pada mulut, patah tiga gigi depan, rahang patah, dislokasi sendi pinggul, serta pembengkakan di otak.
Sementara itu, Musa mengalami luka lecet di tangan dan lutut, benjolan di kepala belakang, serta patah tulang pada tangan kanan.
“Dua korban mengalami luka berat,” tegasnya.
Saat ini, kedua korban menjalani perawatan di RSUD Bintan. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan.
Polisi mengimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi lalu lintas saat berkendara.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY