Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Program PFpreneur digelar untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan. Melalui pembinaan terstruktur, peserta didorong meningkatkan kemampuan manajerial, akses pasar, hingga daya saing agar mampu tumbuh berkelanjutan di tengah persaingan usaha yang kian ketat.
Program Pembinaan PFpreneur digelar PT Pertamina (Persero) yang fokus mewujudkan kemandirian UMKM perempuan.
Vice President CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3), mengatakan perempuan pelaku usaha memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas.
”Sebagai upaya mendorong kewirausahaan yang inklusif dan berkeadilan, melalui Pertamina Foundation, kami menghadirkan program PFpreneur, pembinaan UMKM yang fokus pada UMKM perempuan yang diselenggarakan setiap tahun dan kembali dibuka tahun ini,” ujarnya.
Program ini terbuka bagi perempuan warga negara Indonesia berusia minimal 18 tahun yang memiliki usaha aktif minimal enam bulan di sektor fesyen, kerajinan, kuliner dan agribisnis.
Peserta mendaftar secara berkelompok (3-5 orang) dan wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan pembinaan.
Pendaftaran Program PFpreneur dibuka pada 2 Maret hingga 29 Maret 2026 melalui laman pertaminafoundation.org Rudi menjelaskan PFpreneur menjadi bagian dari ekosistem atau journey pembinaan UMKM Pertamina sebelum pembinaan lanjutan di UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator.
”PFpreneur ini adalah gerbang emas untuk menuju keluarga besar binaan Pertamina. Dimulai dari PFpreneur, para womenpreneur akan diberikan penguatan fondasi usaha,” ujar Rudi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI