Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut, pemerintah akan melakukan upaya agar Indonesia dapat menjadi pusat atau hub kopi dunia.
Hal ini disampaikan oleh Budi sebagai tanggapan atas usulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang menginginkan agar penetapan harga kopi dunia bisa dilakukan di tanah air, mengingat Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar.
”Kantornya kan sekarang ada di Inggris kalo gak salah. Kemarin akomodasi kita kan produsenya. Coba nanti kita akan coba melakukan perdekatan supaya kita menjadi pusat, menjadi hub kopi ya,” kata Budi usai menghadiri peresmian kantor Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta, Senin (19/1) dilansir antara.
Terkait kemungkinan penetapan harga kopi berada di Indonesia, Budi mengatakan bahwa hal tersebut masih akan dikaji lebih lanjut, karena keterlibatan mekanisme pasar yang telah berjalan bertahun-tahun.
Pemerintah, lanjut Budi, perlu melihat konsep yang tepat bersama asosiasi internasional dan perwakilan negara-negara produsen dan konsumen kopi.
”Nanti kalau kita bisa kantor pusatnya di sini, kemungkinan besar kita tidak bisa merekrut atau bersama-sama asosiasi internasional lainnya, yang perwakilan di masing-masing negara untuk menyampaikan seperti apa konsepnya nanti,” terangnya.
Mendag menyampaikan langkah-langkah untuk memindahkan pusat penetapan harga kopi dunia tidak dapat dilakukan dengan instan.
Untuk tahap awal, pemerintah akan fokus melakukan pendekatan melalui berbagai forum kopi internasional.
Ia berharap upaya tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri kopi global, sekaligus meningkatkan daya saing kopi nasional di pasar global. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : Andriani Susilawati