Buka konten ini

MENJELANG datangnya musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga bersama seluruh Puskesmas mulai gencar melakukan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran penyakit menular dan mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lingga, Wirawan Trisna, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi ini menjadi upaya dini agar masyarakat lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan, terutama menghadapi musim penghujan yang diperkirakan mulai November 2025.
“Saat ini kami fokus pada sosialisasi dan promosi kesehatan. Namun tidak menutup kemungkinan ke depan kami akan turun langsung ke rumah-rumah warga untuk membersihkan dan memusnahkan titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk DBD,” ujar Wirawan, Rabu (15/10).
Selain upaya pencegahan DBD, Dinkes Lingga juga menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat saat musim hujan. Salah satunya adalah dengan menyiagakan tenda kesehatan di lokasi terdampak.
“Kalau sampai terjadi banjir besar yang melumpuhkan aktivitas warga, kami akan memberikan pelayanan kesehatan langsung di lapangan. Tenda kesehatan akan disiapkan di titik-titik banjir bila memang dibutuhkan,” jelasnya.
Wirawan berharap setelah musim hujan nanti tidak terjadi peningkatan kasus penyakit, terutama DBD. Ia menyebutkan, sejak Januari hingga Oktober 2025, kasus DBD di Lingga menurun signifikan, dengan total 44 kasus yang tercatat.
“Penurunan ini harus terus dijaga. Karena itu, pencegahan sejak dini perlu dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas, tetapi juga oleh instansi terkait lainnya,” pungkasnya. (***)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO