Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Anthony Sinisuka Ginting membutuhkan lebih banyak turnamen untuk menguji konsistensi dan progres penampilannya di lapangan. Pasca kembali dari cedera, sudah tiga turnamen yang dijalani pebulu tangkis tunggal putra itu.
Hasilnya? Ginting selalu tersisih di babak awal. Yaitu ditundukkan Kodai Naraoka (13-21, 19-21) di Japan Open, takluk dari wakil Kanada Brian Yang (21-9, 16-21, 14-21) di China Open, dan kalah dari wakil Prancis Toma Junior Popov (18-21, 21-19, 23-25).
Ya, meskipun selalu kalah di babak awal, Ginting merasa ada progres yang ditunjukkan dari permainannya. Dia menuturkan, ketika di Jepang dan Tiongkok itu dia masih mencari pola main. Namun, di Kejuaraan Dunia, dia merasa sudah lumayan se-suai dengan apa yang diinginkan.
“Maksudnya kalau saya pri-badi bilang udah bisa tahu ngaturnya gimana, ritme pola permainan kayak gimana sih gitu. Jadi so far sama cara main dan performanya sih cukup puas,” ungkap pebulu tangkis kelahiran Cimahi tersebut.
Dia tak memungkiri bahwa masih ada kekurangan dalam performanya. Karena itu, Ginting butuh banyak bermain di beberapa turnamen untuk menilai konsistensi penampilannya.
“Tapi at least saya udah ada apa ya, feel dan gambarannya harus kayak gimana, perasaannya, pikirannya,” tutur peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 itu. (*)
Reporter: JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG