Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Sebanyak 940 tenaga honorer insentif di Kabupaten Karimun masih menunggu kejelasan status setelah dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II dengan kode R3, R4, dan R3T.
Kepala BKPSDM Karimun, MS Sudarmadi, mengatakan data 940 orang tersebut sudah dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dua pekan lalu.
“Sesuai surat dari BKN, data honorer insentif yang lulus P3K dengan kode R3, R4, dan R3T sudah kita kirim. Saat ini tinggal menunggu verifikasi,” ujarnya, Rabu (27/8).
Sebelum pengiriman, BKPSDM terlebih dahulu melakukan verifikasi ke setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karimun. Langkah itu dilakukan untuk memastikan para honorer yang terdata di database BKN dan Pemkab masih aktif bekerja.
“Setelah diverifikasi, kami minta surat keterangan dari kepala OPD masing-masing. Surat itu menyatakan bahwa tenaga honorer yang lulus P3K memang benar masih bekerja di OPD terkait. Jadi, selain data, kami juga lampirkan surat keterangan tersebut,” jelas Sudarmadi.
Menurutnya, jumlah awal honorer insentif yang lulus P3K dengan kode R3, R4, dan R3T mencapai 999 orang. Namun, setelah diverifikasi, tersisa 940 orang. “Sisanya sebanyak 59 orang sudah tidak aktif karena mengundurkan diri, berhenti, atau meninggal dunia,” tambahnya.
Saat ini, Pemkab Karimun masih menunggu formasi dari BKN untuk penempatan. Jika disetujui, ke-940 orang itu akan diangkat sebagai P3K paruh waktu. Kontraknya hanya setahun sekali dan bisa diperpanjang jika masih dibutuhkan. “Untuk gaji, besarannya sama seperti saat mereka masih menjadi tenaga honorer insentif,” tutupnya.(*)
Reporter : Sandi Pramosinto
Editor : GALIH ADI SAPUTRO