Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan sejumlah persoalan perkotaan, mulai dari banjir, pelebaran jalan, hingga penataan parkir. Pernyataan itu disampaikan usai melakukan peninjauan langsung di beberapa titik, Kamis (21/8).
Soal banjir, Amsakar memastikan penanganan dilakukan secara permanen. “Insyaallah seminggu lagi akan mulai dilakukan pengerjaan, dan itu pengerjaan permanen untuk menuntaskan banjir. Jadi, banjir yang saya tinjau tadi semalam muncul di satu titik di Sei Lekop,” ujarnya.
Selain meninjau banjir, Amsakar juga mengecek progres pelebaran jalan di kawasan Sei Panas. Pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana pemerintah.
“Alhamdulillah semuanya sudah berjalan sesuai rencana. Tadi saya melihat pelebaran di Sei Panas. Saya juga sudah memeriksa desainnya. InsyaAllah sesuai harapan,” kata dia.
Jalan yang diperlebar nantinya akan memiliki kapasitas lebih luas, dengan empat jalur di sebelah kiri dan empat hingga lima jalur di sebelah kanan. Pemerintah juga merancang konsep penghijauan di tengah jalan, menanam pohon-pohon untuk menambah kesejukan dan estetika kota.
Dalam peninjauan, Amsakar juga menyoroti manajemen perparkiran yang kerap menuai kritik. Ia berdialog dengan ratusan juru parkir (jukir) di Batam Kota dan Lubuk Baja. Pendapatan sektor parkir harus sesuai rekomendasi konsultan yang telah melakukan kajian.
“Saya sampaikan ke mereka agar pencapaian pendapatan parkir sesuai rekomendasi konsultan,” ujarnya.
Amsakar menekankan pengangkatan kepala dinas baru diharapkan mampu memperbaiki manajemen perparkiran. Para jukir diminta tidak lagi melakukan praktik yang menyimpang. Mereka pun berkomitmen mendukung langkah pemerintah. Namun, jika dalam satu atau dua bulan ke depan tidak ada progres nyata, pemerintah kemungkinan akan menghentikan pungutan parkir di tepi jalan.
“Saya sampaikan, jika sebulan atau dua bulan ke depan progres tidak sesuai harapan, sangat mungkin pada triwulan I mendatang kita hentikan pungutan parkir di tepi jalan,” katanya.
Meski begitu, jika terlihat perbaikan signifikan, pemerintah akan mempertahankan keberadaan jukir dan sistem yang ada saat ini. “Kalau ada progres lebih baik, InsyaAllah kita akan tetap pertahankan jukir dan kabinet yang ada hari ini,” ujar Amsakar. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK