Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digencarkan Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan terus diminati warga. Hingga 28 Juli 2025, tercatat sebanyak 6.816 warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di seluruh Puskesmas se-Batam.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Dari total sasaran sebanyak 1.276.930 jiwa, baru 7.641 warga atau 0,60 persen yang mendaftar mengikuti CKG.
Namun, tingkat kehadiran tergolong tinggi, yakni mencapai 89,20 persen.
“Dari 7.641 pendaftar, sebanyak 6.816 orang hadir. Ini menunjukkan antusiasme yang cukup baik, meskipun jumlah peserta masih perlu ditingkatkan,” ujar Didi, Rabu (30/7).
CKG digelar serentak di 21 Puskesmas di seluruh kecamatan di Batam. Tingkat partisipasi warga beragam. Puskesmas Sekupang mencatat kehadiran tertinggi, yakni 1.099 dari 1.119 pendaftar atau setara 98,22 persen.
Didi menjelaskan, program ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, deteksi dini penyakit tidak menular, serta pemantauan kondisi kesehatan berdasarkan kelompok usia.
“Kelompok usia 18–59 tahun menjadi peserta terbanyak, yakni 1.954 orang. Ini positif karena mereka adalah kelompok usia produktif,” jelasnya.
Disusul kelompok usia 7–12 tahun sebanyak 851 orang, usia 49–59 tahun sebanyak 824 orang, balita usia 1–6 tahun sebanyak 336 orang, serta bayi di bawah usia satu tahun sebanyak 206 orang.
Capaian harian pada 28 Juli 2025 menunjukkan peningkatan partisipasi, dengan 602 pendaftar dan tingkat kehadiran mencapai 99,50 persen atau 599 orang.
Didi mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program ini secara optimal untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
“Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan Puskesmas, tanpa biaya. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula penanganannya,” katanya.
Dinas Kesehatan Batam menargetkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam beberapa pekan ke depan dengan menggencarkan sosialisasi melalui berbagai kanal informasi yang ada agar. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK