Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Penggunaan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) makin masif. Tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Hal itu terlihat dari transaksi QRIS cross border atau antar negara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang tumbuh tiga kali lipat. Di dalam negeri, pengguna super apps PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tumbuh double digit.
Sepanjang lima bulan pertama di 2025, jumlah transaksi QRIS cross broder Bank Mandiri mencapai 141.802 transaksi dengan nilai sebesar Rp 49,16 miliar. “Jumlah transaksi meningkat lebih dari tiga kali lipat,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara di Jakarta kemarin (24/7).
Saat ini, QRIS cross border di Livin’ sudah dapat digunakan di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dalam waktu dekat akan diperluas ke Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan.
“Ditargetkan meluncur pada Agustus 2025 mendatang,” imbuh pria yang akrab disapa Ossy.
Dia mengatakan, fitur tap to pay juga telah tersedia bagi pengguna ponsel Android dengan teknologi NFC. Nasabah cukup menempelkan ponselnya ke mesin pembayaran.
“Bank Mandiri juga memberikan kemudahan dan kenyamanan layanan bagi nasabah saat berada di luar negeri. Selain itu, ada pula fitur multicurrency yang semakin diminati nasabah,” katanya.
Ossy menambahkan, Livin’, super apps Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan pembukaan rekening multicurrency yang cukup tinggi. Hingga Mei 2025, lebih dari 35.500 rekening telah dibuka lewat super apps.
Terdapat tiga mata uang yang menajdi favorit nasabah. Yakni, dolar Amerika Serikat (USD), ringgit Malaysia (RM), dan yen Jepang (JPY).
Sementara itu, aplikasi BRImo memiliki total pengguna mencapai 42,7 juta user per Juni 2025. Angka itu meningkat sebanyak 7,5 juta user dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau tumbuh 21,2 persen year on year (YoY).
“BRImo bukan sekadar mobile banking, tapi telah menjadi super apps yang terintegrasi dengan berbagai layanan keuangan, mulai dari transaksi sehari-hari, pembukaan rekening digital, hingga fitur investasi dan pembayaran tagihan,” ucap Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
Bank spesialis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu mengembangkan fitur dan user experience BRImo, agar tetap relevan dan sesuai kebutuhan nasabah. Di tengah tren digitalisasi yang makin masif, lanjut Heru, BRImo menjadi tulang punggung utama perseroan dalam menjangkau dan menyediakan layanan keuangan ke berbagai segmen masyarakat.
Mulai dari pembayaran QRIS, transfer antarbank, hingga pembelian produk investasi. Misalnya, pembelian surat berharga negara (SBN) dan reksa dana dapat dilakukan dalam satu aplikasi terpadu. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEJO