Buka konten ini

PROBOLINGGO (BP) – KEBAKARAN hutan juga terjadi di Jawa Timur. Sekitar lima hektare lahan di lereng Gunung Arjuno sisi Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dilalap api. Radar Bromo Grup Jawa Pos melaporkan, meski demikian, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang masih dibuka atau beroperasi.
”Penutupan sementara tidak dilakukan karena api yang membakar lahan di Putuk Lembu sudah berhasil dipadamkan,” beber Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustiningtyas Marini kemarin (22/7).
Blok Putuk Lembu masuk wilayah Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kebakaran terjadi mulai Senin (21/7) siang.
”Informasi dari masyarakat, api muncul pertama kalinya sekitar pukul 11.00. Kepulan asapnya terlihat sampai desa kami,” kata Kepala Desa Jatiarjo M.H. Dardiri.
Pemerintah desa setempat kemudian mengerahkan relawan pemadam kebakaran beserta warga. Siang itu juga, mereka langsung naik ke hutan menuju titik api untuk melakukan upaya pemadaman.
”Pemadamannya melibatkan sekitar 20 orang,” bebernya.
Vegetasi yang terbakar berupa alang-alang dan semak belukar yang sudah mengering. Api akhirnya berhasil dipadamkan sore harinya, di hari yang sama.
”Kejadian kebakaran hutan ini merupakan pertama kalinya di tahun ini. Penyebabnya belum diketahui. Total lahan yang terbakar sekitar lima hektare,” katanya.
Lokasi kebakaran berada di kawasan Perhutanan Sosial Desa Jatiarjo. ”Sebagian lahan yang masuk wilayah Tahura R. Soerjo juga ikut terbakar,” ungkapnya.
Kuota Dibatasi
Pertimbangan lain jalur pendakian tetap dibuka karena lokasi kebakaran tidak berada di jalur yang biasa dilewati pendaki. Tyas, sapaan akrab Agustiningtyas Marini, mengatakan, memasuki puncak musim kemarau seperti sekarang ini, aktivitas pendakian selalu ada, baik ke Arjuno maupun Welirang yang berdekatan.
”Para pendaki yang datang melakukan pendakian sampai dengan saat ini kami batasi sesuai dengan kuota,” ujarnya. (*)
Reporter : jp group
Editor : PUTUT ARIYO TEJO