Buka konten ini
BATUAJI (BP) – SMK Negeri (SMKN) 1 Batam membuka penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang dijadwalkan berlangsung pada 11–14 Juni 2025. Dalam petunjuk teknis awal, sekolah ini menetapkan kuota 1.008 siswa baru, terbagi dalam 21 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 48 siswa.
Namun, Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, menyebutkan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi direvisi.
“Kuota masih dalam pembahasan karena dianggap terlalu besar untuk satu kelas. Jadi kemungkinan besar akan direvisi demi efektivitas pembelajaran,” jelas Deden, Kamis (22/5).
SMKN 1 Batam menawarkan enam kompetensi keahlian unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Enam program tersebut adalah Teknik Pemesinan, Teknik Otomasi Industri, Teknik Elektronika Industri, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Pengelasan, serta Teknik Mekatronika.
Setelah masa pendaftaran, proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik akan berlangsung pada 16–25 Juni 2025. Tahap ini penting untuk memastikan keabsahan data dan menghindari praktik curang.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 28 Juni 2025, dan calon siswa yang lolos wajib melakukan daftar ulang pada 30 Juni hingga 2 Juli 2025. Peserta yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal akan dianggap mengundurkan diri.
Selanjutnya, kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) akan dilaksanakan pada 21–25 Juli 2025, sebagai tahap awal pembentukan karakter dan pemahaman budaya sekolah bagi siswa baru.
Deden menegaskan bahwa seluruh proses PPDB dilaksanakan secara gratis. “Kami mendorong transparansi dan menolak segala bentuk pungutan liar. Semua proses tidak dipungut biaya,” tegasnya.
Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi: http://sispmb.kepriprov.go.id, yang menyediakan panduan lengkap bagi calon siswa dan orang tua selama proses seleksi berlangsung.
SMKN 1 Batam menargetkan untuk terus menjadi sekolah kejuruan unggulan di Batam, dengan peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas, serta sinergi yang erat dengan dunia usaha dan industri. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : RATNA IRTATIK