Buka konten ini
Isu suksesi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri) mulai bergulir. Tiga nama pejabat dikabarkan mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Adi Prihantara yang dijadwalkan pensiun pada Oktober 2025. Ketiganya adalah Dollah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Umum, Luki Zaiman Prawira selaku Asisten II Setdaprov Kepri, serta Hasan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepri.
Meski demikian, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa hingga kini belum ada pembahasan resmi terkait calon Sekdaprov Kepri pengganti Adi Prihantara. Menurutnya, masa jabatan Adi masih cukup panjang, sehingga pembahasan belum menjadi prioritas saat ini. ”Belum ada pembahasan. Masih lama, kan, beliau (Adi Prihantara) pensiun,” ujar Nyanyang saat ditemui wartawan, Selasa (13/5).
Nyanyang menegaskan, baik dirinya maupun Gubernur Ansar Ahmad belum melakukan komunikasi khusus untuk membahas siapa yang akan diusulkan menduduki jabatan strategis tersebut. Bahkan, menurutnya, sejauh ini belum ada nama resmi yang dibicarakan dalam lingkaran internal pemerintahan.
”Nama-namanya juga belum ada. Masih jauh kalau mau bahas soal Sekda,” tambahnya.
Namun begitu, geliat pencalonan mulai terasa di kalangan birokrasi Pemprov Kepri. Sumber Batam Pos menyebutkan, ketiga nama yang mengemuka saat ini merupakan pejabat senior yang sudah cukup lama malang melintang di pemerintahan. Ketiganya dinilai memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni untuk menduduki posisi sebagai Sekda.
Dollah dikenal sebagai birokrat yang lama bertugas di lingkup Setdaprov Kepri dan saat ini menjabat Kepala Biro Umum. Sementara Luki Zaiman Prawira yang saat ini menjabat Asisten II, sebelumnya juga pernah dipercaya mengemban sejumlah jabatan penting di lingkungan Pemprov. Adapun Hasan yang kini menjabat Kepala Diskominfo Kepri dikenal luas memiliki kedekatan dengan berbagai elemen pemerintahan, termasuk kalangan media.
Jika tidak ada perubahan, proses seleksi Sekda definitif baru akan dimulai menjelang masa purna tugas Adi Prihantara. Sesuai ketentuan, proses tersebut melibatkan panitia seleksi (pansel) independen dan terbuka bagi pejabat yang memenuhi kualifikasi sesuai aturan perundang-undangan.
Dengan mencuatnya tiga nama ini, dinamika internal birokrasi Kepri diperkirakan akan semakin menghangat dalam beberapa bulan ke depan, terutama jika pembahasan suksesi Sekda mulai masuk ke tahap penjajakan formal. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO