Buka konten ini
BINTAN (BP) – Lonjakan arus balik libur lebaran terjadi di pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan.
Selain banyaknya kendaraan yang hendak menyeberang ke Batam, ternyata masih ditemukan masyarakat yang nekat datang ke pelabuhan tanpa memiliki tiket penyeberangan online.
Menurut Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, lonjakan arus balik kendaraan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban telah dimulai sejak Rabu (2/4) dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga Kamis (3/4).
Pada Rabu (2/4), ASDP melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang dari Tanjunguban menuju Batam hingga Kamis (3/4) sekitar pukul 02.00 dini hari.
Tercatat sekitar 700 unit sepeda motor dan 300 unit mobil menyeberang pada Rabu (2/4) atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa.
Sukma memprediksi bahwa arus balik kendaraan pada Kamis (3/4) akan berlanjut hingga Jumat (4/4) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Meskipun pembelian tiket kapal roro sudah dilakukan secara online, namun masih ditemukan masyarakat yang datang ke pelabuhan tanpa memiliki tiket penyeberangan.
Menurut Sukma, masyarakat sadar bahwa tiket sudah dijual secara online tapi mereka masih mencoba keberuntungan dengan datang ke pelabuhan untuk membeli tiket secara manual.
”Mereka mau coba-coba gambling-lah datang ke pelabuhan untuk membeli tiket manual, padahal kami sudah mengumumkan bahwa tidak ada tiket manual,” kata Sukma.
Sukma juga mengatakan, kedatangan masyarakat pada sore hingga malam hari menyebabkan penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Untuk mengantisipasinya, pihak ASDP menambah satu kapal yakni KMP Satria.
Sehingga total ada 4 kapal yang dioperasikan pada Kamis (3/4) yakni KMP Satria, KMP Niaga Ferry, KMP Tanjungburang, dan KMP Barau.
Ia mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan keselamatan dan kesehatan serta tidak memaksakan diri untuk menyeberang jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Selain itu, Sukma juga mengingatkan masyarakat yang tidak mendapatkan kuota untuk tidak datang ke pelabuhan karena tiket sudah dijual secara online.
”Jangan memaksakan diri datang ke pelabuhan, karena bisa terlantar,” pungkas Sukma.
Pemudik Lingga 5.664 Orang
Jumlah pemudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah Tahun 2025 yang datang ke Kabupaten Lingga hingga 2 April 2025 sebanyak 5.664 orang dengan jumlah kapal yang masuk 77 kapal.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep saat dikonfirmasi pihak Batam Pos pada Rabu (2/4).
Data tersebut berdasarkan hasil rekap oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep mulai dari 21 Maret hingga 2 April 2025.
Kepala Kantor Unit Penye-lenggara Pelabuhan Kelas III Dabo Singkep, Mahyudin, mengatakan untuk jumlah pemudik yang paling banyak datang ke Pelabuhan Jagoh saat arus mudik lebaran 26 Maret 2025.
”Untuk jumlah penumpang yang datang ke Pelabuhan Jagoh saat arus mudik lebaran Idulfitri kemarin terjadi pada tanggal 26 Maret 2025 dengan jumlah penumpang 607 orang yang tiba ke Pelabuhan Jagoh dari Batam dan Tanjungpinang,” ujar Mahyudin pada Rabu (2/4).
Mahyudin menjelaskan, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jagoh pascalebaran Idulfitri 1446 hijriah terjadi pada 2 April 2025.
”Untuk jumlah penumpang pada arus balik pascaperaya-an Idulfitri 1446 Hijriah di pelabuhan jagoh terjadi pada tanggal 2 April 2025 dengan banyak penumpang 353 orang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, adapun jumlah armada kapal yang tiba maupun yang berangkat di Pelabuhan Jagoh sebanyak 151 unit.
”Untuk jumlah armada kapal yang masuk ke pelabuhan jagoh dari Batam dan Tanjungpinang mulai dari tanggal 21 Maret hingga 2 April 2025 sebanyak 77 kapal dan jumlah yang berangkat dari pelabuhan jagoh menuju Batam dan Tanjungpinang sebanyak 74 kapal,” tambahnya. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto, Mohamad Ismail, VATAWARI
Editor : ANDRIANI