Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Pasar motor listrik di Indonesia menunjukkan tren peningkatan meskipun tanpa subsidi, dengan potensi pertumbuhan hingga 10% lebih dalam lima tahun ke depan, meskipun saat ini hanya menyumbang 0,2% dari total pasar sepeda motor.
Meskipun begitu Pemerintah Indonesia tetap fokus mendukung ekosistem kendaraan listrik. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan elektrifikasi.
Persaingan pasar sepeda motor listrik di Indonesia dipastikan bakal semakin ketat. Meskipun merek-merek Jepang belum sepenuhnya melakukan ekspansi ke segmen motor listrik.
Namun salah satu produsen sepeda motor listrik lokal United E-Motor konsisten untuk meningkatkan populasi dan memenuhi pasar yang sedang tumbuh. Langkah yang dilakukan adalah kian gencar memperluas distribusinya dengan meresmikan gerai terbarunya di wilayah Jabodetabek.
General Manager United E-Motor, Andry Dwinanda, lewat keterangan resminya mengungkapkan pihaknya terus mengupayakan perluasan distribusi produk motor listrik untuk menjangkau semua lapisan masyarakat.
”Untuk area Jakarta Barat ini, kami menggandeng SPT sebagai authorized dealer yang menyediakan koleksi United E-Motor yang lengkap dengan segala fasilitas yang tersedia,” ungkap Andry.
Sedangkan Direktur SPT, Arif Suprianto, mengakui bahwa United E-Motor merupakan brand motor listrik asli Indonesia yang berkomitmen untuk memajukan industri kendaraan listrik dalam negeri yang didukung dengan fasilitas pabrik yang berpengalaman untuk ekspor dan menjamin akan ketersediaan spare parts dan layanan after sales yang baik.
”Kami melihat bahwa motor listrik akan semakin diterima dan digunakan oleh masyarakat di masa depan. Dan dengan dukungan dari kebijakan pemerintah yang mendukung penggunaan kendaraan listrik, kami yakin bahwa industri motor listrik akan terus berkembang,” ungkapnya. (*)
Reporter : JP Group
Editor : gustia benny