Buka konten ini

ARLINGTON (BP) – Semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan duel impian. Dua kekuatan terbesar sepak bola Eropa, Prancis dan Spanyol, akan saling berhadapan di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB dini hari.
Laga ini diprediksi menjadi final sebelum final. Kedua tim datang dengan status unggulan, materi pemain bertabur bintang, serta performa yang sama-sama mengesankan sepanjang turnamen.
Bagi Prancis, pertandingan ini menjadi semifinal Piala Dunia ketiga secara beruntun. Les Bleus bertekad menjaga peluang menjadi tim ketiga dalam sejarah yang mampu mencapai tiga final Piala Dunia secara berturut-turut setelah Jerman dan Brasil.
Sementara itu, Spanyol datang dengan status juara Eropa sekaligus salah satu tim paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pemenang laga ini akan menghadapi Inggris atau Argentina pada partai puncak.
Prancis melaju ke semifinal setelah menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan. Tim asuhan Didier Deschamps memuncaki Grup I sebelum menyingkirkan Swedia, Paraguay, dan Maroko di fase gugur.
Les Bleus tampil sangat produktif dengan torehan 16 gol sepanjang turnamen.
Pada perempat final, Prancis menundukkan Maroko. Meski Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama, sang kapten akhirnya memecah kebuntuan lewat gol spektakuler sebelum memberikan assist kepada Ousmane Dembele yang memastikan kemenangan.
Lini depan Prancis menjadi salah satu yang paling menakutkan di turnamen ini. Selain Mbappe dan Dembele, Deschamps masih memiliki Michael Olise serta Bradley Barcola atau Desire Doue yang siap membongkar pertahanan lawan.
Turnamen ini juga menjadi kesempatan terakhir Didier Deschamps menangani Les Bleus. Setelah 14 tahun memimpin tim nasional, pelatih berusia 57 tahun itu berambisi menutup kariernya dengan trofi Piala Dunia.
Selain pernah mengangkat trofi sebagai kapten pada Piala Dunia 1998, Deschamps kini akan mencatat pertandingan Piala Dunia ke-26 sebagai pelatih, melewati rekor milik Helmut Schön.
Secara historis, Prancis juga memiliki catatan impresif. Les Bleus selalu lolos dalam empat semifinal Piala Dunia terakhir yang mereka jalani dan memenangi tiga di antaranya tanpa kebobolan.
Mereka juga pernah mengalahkan Spanyol 3-1 pada satu-satunya pertemuan kedua tim di ajang Piala Dunia.
Namun, statistik terbaru justru berpihak kepada La Furia Roja. Spanyol memenangi tujuh dari 10 pertemuan terakhir melawan Prancis, termasuk kemenangan 2-1 pada semifinal Euro 2024 dan kemenangan dramatis 5-4 di final UEFA Nations League.
Kala itu, Lamine Yamal mencetak dua gol, sementara Mikel Merino turut menyumbang satu gol untuk membawa Spanyol mengalahkan Prancis.
Performa Spanyol sepanjang turnamen juga tak kalah impresif. Setelah menjadi juara Grup H, tim asuhan Luis de la Fuente menyingkirkan Austria, Portugal, dan Belgia untuk mencapai semifinal.
Merino kembali menjadi pahlawan saat mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Belgia di perempat final. Kini, La Furia Roja berpeluang mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Rekor mereka juga luar biasa. Sejak Piala Dunia 2018, Spanyol hanya sekali kalah dalam 27 pertandingan di turnamen besar serta mencatat sembilan clean sheet.
Kesuksesan itu tak lepas dari sentuhan Luis de la Fuente yang telah memenangi 12 dari 13 pertandingan bersama timnas senior Spanyol.
Kondisi Terkini Tim
Prancis mendapat kabar baik setelah Mbappe diperkirakan pulih dari cedera ringan di pergelangan kaki yang dialaminya pada laga perempat final.
Manu Kone juga diyakini siap kembali setelah sebelumnya ditarik keluar sebagai langkah pencegahan akibat mengalami masalah pada lutut.
Mbappe yang telah mengoleksi delapan gol dipastikan kembali menjadi tumpuan lini depan bersama Ousmane Dembele. Keduanya menjadi duet paling berbahaya sepanjang turnamen dengan total 19 peluang yang saling mereka ciptakan.
Di kubu Spanyol, Mikel Oyarzabal diperkirakan tetap menjadi ujung tombak setelah mencetak empat gol di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Ferran Torres, Nico Williams, dan Yeremy Pino siap menjadi opsi tambahan di lini depan.
Mikel Merino dan Pedri juga berpeluang tampil sejak menit pertama, sedangkan Lamine Yamal tetap menjadi andalan di sektor kanan bersama Pedro Porro.
Pertemuan dua tim terbaik Eropa ini diprediksi berlangsung sangat ketat. Spanyol kemungkinan lebih dominan dalam penguasaan bola, sedangkan Prancis mengandalkan transisi cepat yang mematikan melalui Mbappe dan Dembele.
Kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk memenangkan pertandingan dalam waktu normal. Namun, pengalaman Prancis di laga-laga besar dinilai bisa menjadi pembeda apabila pertandingan berlanjut hingga babak tambahan atau adu penalti. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK