Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kabar membanggakan datang dari dunia futsal Indonesia. Pemain muda Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara, resmi melanjutkan kariernya di Eropa setelah diperkenalkan sebagai rekrutan anyar klub futsal Polandia, Widzew Lodz.
Pemain berusia 21 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dan akan memperkuat Widzew Lodz mulai musim kompetisi 2026/2027. Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam karier Israr sekaligus menambah daftar pemain futsal Indonesia yang berkesempatan berkompetisi di luar negeri.
Widzew Lodz sendiri baru kembali promosi ke Futsal Ekstraklasa, kasta tertinggi futsal Polandia. Setelah sempat terdegradasi pada musim lalu, klub tersebut kini tengah membangun skuad yang kompetitif demi bertahan dan bersaing di level elite.
Kedatangan Israr menjadi bagian penting dari proyek tersebut. Manajemen dan tim pelatih menilai pemain asal Indonesia itu memiliki kualitas dan karakter permainan yang dapat memberikan dimensi baru bagi tim.
Pelatih Widzew Lodz, Marcin Stanislawski, mengaku langsung tertarik dengan permainan Israr sejak pertama kali melihat aksinya di lapangan. Menurutnya, Israr merupakan pemain dengan profil yang belum pernah dimiliki klub.
“Dalam kasus Israr, bisa dikatakan ini adalah cinta pada pandangan pertama dari seorang pelatih. Dia adalah pemain yang belum pernah dimiliki Widzew Lodz Futsal, baik dari segi kualitas, profil permainan, maupun pengalaman,” ujar Stanislawski.
Pelatih berpengalaman itu bahkan menyebut transfer Israr sebagai langkah besar yang menunjukkan keseriusan klub dalam menyusun tim untuk menghadapi musim mendatang.
“Transfer ini merupakan langkah luar biasa dari klub kami, bahkan sebuah mahakarya dari sisi organisasi dan olahraga,” lanjutnya.
Bagi Israr, kesempatan bermain di Eropa menjadi tantangan sekaligus panggung baru untuk mengembangkan kemampuan. Kompetisi futsal Polandia dikenal memiliki intensitas tinggi dan terus berkembang menjadi salah satu liga yang diperhitungkan di kawasan Eropa.
Kepindahan ini juga menjadi kabar positif bagi perkembangan futsal Indonesia. Semakin banyak pemain yang mendapat kesempatan tampil di kompetisi internasional, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tim nasional di masa depan.
Israr selama ini dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial yang terus menunjukkan perkembangan bersama Timnas Futsal Indonesia. Di usia yang masih 21 tahun, ia masih memiliki ruang yang sangat luas untuk berkembang dan mengasah kemampuannya di level tertinggi.
Kini, perhatian pencinta futsal Indonesia akan tertuju ke Polandia. Jika mampu beradaptasi dan tampil konsisten, langkah Israr bersama Widzew Lodz bisa menjadi awal dari perjalanan panjang dan gemilangnya di futsal Eropa. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO