Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sebatang pohon akasia tumbang dan menutup akses Jalan Indunsuri, Gang Restu, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (11/6) siang.
Pohon berukuran cukup besar itu roboh akibat angin kencang yang terjadi saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, akses jalan warga sempat tidak dapat dilalui karena batang pohon melintang di badan jalan.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang kesulitan mengevakuasi pohon tumbang secara mandiri.
“Pohon tumbang menutup akses jalan warga hingga ke pinggir jalan sehingga kendaraan tidak bisa melintas,” ujarnya.
Menurut Panyodi, warga sebenarnya sempat berupaya menyingkirkan pohon tersebut. Namun, proses evakuasi terkendala karena di sekitar lokasi terdapat kabel pompa air dan jaringan televisi kabel yang ikut tertarik saat pohon roboh.
“Awalnya mau dieksekusi sendiri oleh warga. Tetapi banyak kabel pompa dan TV kabel yang melintang di jalan. Untungnya tidak sampai putus, hanya menjuntai,” katanya.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon.
Dari hasil pengecekan di lapangan, pohon diduga tumbang akibat terpaan angin kencang. Sebab, kondisi batang dan akar pohon masih terlihat cukup kokoh.
“Kalau dilihat kondisi pohonnya masih kuat. Kemungkinan besar tumbang karena pengaruh angin kencang,” jelasnya.
Proses penanganan pohon tumbang berlangsung lancar dengan bantuan personel Polsek Bintan Utara. Setelah pohon berhasil disingkirkan, akses jalan kembali normal dan dapat dilalui warga.
Panyodi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar rumah, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Kalau ada pohon yang terlalu rindang atau berpotensi membahayakan, sebaiknya segera dipangkas. Mengingat cuaca belakangan ini sering disertai angin kencang dan hujan,” pungkasnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY