Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku telah menerima penjelasan dari pihak Istana Kepresidenan terkait pertemuan anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Muhammad Chatib Basri dengan Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa (9/6) sore. Dalam pertemuan tersebut, Chatib hadir bersama Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.
Dasco menjelaskan, pertemuan itu bukan berkaitan dengan isu perombakan kabinet, melainkan membahas berbagai masukan dan strategi ekonomi untuk pemerintah.
Menurutnya, Luhut hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DEN, sedangkan Chatib Basri sebagai anggota lembaga tersebut.
”Saya sudah menerima konfirmasi pemerintah bahwa pertemuan tadi Pak Luhut kapasitasnya sebagai Ketua DEN, dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6).
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini memang membutuhkan berbagai pandangan strategis untuk menjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global maupun kondisi domestik.
Belakangan, nama Chatib Basri memang ramai diperbincangkan dalam isu pergantian Menteri Keuangan (Menkeu). Mantan Menkeu era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disebut-sebut masuk dalam bursa calon pengganti Purbaya Yudhi Sadewa.
Meski demikian, Dasco menilai kabar tersebut masih sebatas spekulasi dan belum memiliki dasar yang jelas. Ia menegaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak ada pembahasan mengenai reshuffle kabinet dalam pertemuan tersebut.
”Konfirmasi yang saya dapat mengatakan tak ada pembahasan ke arah sana,” tegas Dasco.
Lebih lanjut, Dasco mengatakan kehadiran DEN di Istana menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memperkuat fondasi ekonomi nasional. Ia menyebut, Presiden memerlukan berbagai masukan sebelum menentukan kebijakan strategis.
Menurutnya, situasi ekonomi saat ini menuntut pemerintah untuk mengambil langkah yang tepat dan terukur agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai.
Sementara itu, Chatib yang ditanya soal posisinya yang disebut-sebut akan menggantikan Purbaya membantah mengetahui isu tersebut.
”Saya enggak tahu,” ucap Chatib Basri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6).
Chatib menyebut, kedatangannya ke Istana untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo.
”Mau bertemu kan. Iya (dengan Presiden Prabowo),” tegasnya.
Sementara itu, Luhut menegaskan pertemuan tersebut merupakan agenda rutin Dewan Ekonomi Nasional untuk menyampaikan laporan kepada Presiden tentang situasi ekonomi nasional.
Menurutnya, laporan dilakukan secara berkala setiap bulan atau beberapa pekan sekali. Laporan ini penting disampaikan karena bisa menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum Presiden mengambil kebijakan-kebijakan yang diperlukan. Khususnya terkait ekonomi.
”Enggak ada jadwal. Ya, kita, kita melaporkan apa aja tiap Dewan Ekonomi tiap bulan atau tiap 5 minggu,” pungkasnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR