Buka konten ini

TIGA remaja asal Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, sempat membuat heboh warga dan keluarga setelah dilaporkan hilang usai pergi memancing dan berkemah di kawasan Teluk Rambut, Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kamis (14/5).
Ketiga remaja tersebut yakni Ogi Pramana Saputra, 17, Adetrio Ramadhani, 15, dan Dimmon Demirezsius Dodai, 14.
Kapolsek Siantan, Dodi Setiawan, mengatakan ketiganya sebelumnya berpamitan kepada orang tua untuk keluar rumah pada pagi hari.
Mereka mengaku hendak pergi ke kawasan Gunung Samak untuk memancing dan beraktivitas bersama teman-temannya seperti biasa.
Namun hingga malam hari, ketiga remaja itu tak kunjung pulang ke rumah sehingga membuat keluarga panik.
“Pas malam anak-anak itu belum pulang ke rumah. Orang tua gelisah, takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Dodi, Jumat (15/5).
Karena khawatir, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siantan dan Basarnas untuk dilakukan pencarian.
Dodi mengatakan laporan diterima pada malam hari setelah pihak keluarga tidak lagi mengetahui keberadaan ketiga remaja tersebut.
Petugas gabungan dari kepolisian dan Basarnas langsung bergerak melakukan pencarian sekitar pukul 22.00 WIB.
“Kita mulai melakukan pencarian pukul 22.00 WIB malam tadi. Dengan mencoba melacak sinyal korban, dan terdeteksi di Teluk Rambut,” katanya.
Setelah mengetahui titik lokasi, tim gabungan langsung menuju kawasan Teluk Rambut yang berada di wilayah Desa Air Bini.
Perjalanan menuju lokasi cukup berat karena medan ekstrem dan jauh dari permukiman warga.
Petugas harus menyeberang menggunakan pompong milik nelayan sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati perbukitan.
Meski dalam kondisi gelap, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan ketiga remaja tersebut dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah anak-anak tersebut selamat. Waktu kita tiba mereka lagi berteduh di dalam pondok. Mereka ngakunya lagi kemping,” ujar Dodi.
Ketiganya kemudian langsung dibawa pulang dan diserahkan kembali kepada keluarga yang sejak malam dilanda kecemasan.
Dodi juga mengimbau para remaja di Anambas agar selalu memberikan informasi yang jelas kepada orang tua ketika hendak memancing, berkemah, atau bepergian ke lokasi yang jauh dan sulit dijangkau.
Menurutnya, komunikasi dengan keluarga sangat penting agar tidak menimbulkan kepanikan apabila terjadi sesuatu di lapangan. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY