Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Aksi penipuan tabung gas melon marak terjadi di wilayah Batuaji dalam sebulan terakhir. Polisi mencatat sedikitnya dua kasus berhasil diungkap dengan modus berbeda yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Selain menyasar rumah kos dan kontrakan, pelaku juga diketahui menawarkan isi ulang gas dengan harga murah ke sejumlah pertokoan dan warung di kawasan tersebut.
Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan, maraknya kasus penipuan tabung gas itu menjadi perhatian serius karena meresahkan masyarakat.
“Dalam sebulan terakhir ada dua kasus yang berhasil kami ungkap dengan modus yang berbeda. Ada yang mencuri di kos-kosan dan kontrakan, ada juga yang menawarkan isi ulang gas murah ke toko-toko,” ujarnya, Kamis (14/5).
Menurut Bayu, pelaku kerap memanfaatkan kelengahan warga untuk mengambil tabung gas yang diletakkan di luar rumah maupun di dapur kontrakan. Sementara pada modus penawaran gas murah, pelaku berupaya mengelabui korban agar tidak curiga terhadap asal-usul tabung gas tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang berharga, termasuk tabung gas melon yang rawan dicuri maupun dibawa kabur.
“Kami minta masyarakat jangan lengah. Pastikan tabung gas disimpan di tempat aman dan segera laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.
Bayu juga mengingatkan pemilik toko dan warung agar lebih berhati-hati jika ada pihak yang menawarkan tabung gas atau isi ulang dengan harga jauh di bawah pasaran.
“Kalau ada yang menawarkan dengan harga tidak wajar, masyarakat harus curiga. Jangan sampai membeli barang hasil kejahatan,” tegasnya.
Saat ini, Polsek Batuaji terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah kawasan permukiman serta pertokoan untuk menekan angka kejahatan yang meresahkan warga tersebut. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO