Buka konten ini

KECELAKAAN maut terjadi di jalan raya Tanjungpinang–Tanjunguban, tepatnya di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kamis (7/5) sore.
Insiden tersebut melibatkan truk mixer Hino warna orange metalik BP 8672 UT dengan sepeda motor Yamaha Vixion hitam BP 2415 TN.
Pengendara motor, Sukatman, 51, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas ban belakang truk. Korban mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh.
Dari video yang beredar di media sosial, korban terlihat tergeletak di jalan dengan kondisi mengenaskan, sementara truk masih berada di lokasi kejadian.
Salah seorang pengendara motor, Rian, mengaku melintas tidak lama setelah kecelakaan terjadi. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. “Saya tidak tahu detail kejadiannya karena buru-buru mau magrib,” ujar Rian, Kamis (7/5) malam.
Ia hanya melihat banyak warga, kendaraan, dan petugas kepolisian berada di lokasi kecelakaan.
Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P Bako, mengatakan kecelakaan terjadi di jalan raya Tanjungpinang–Tanjunguban sekitar Kampung Pasiran, dekat simpang tiga menuju Poyotomo, Desa Sri Bintan.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang, luka robek terbuka di bagian perut, luka robek di paha kanan, serta luka lecet di tangan dan kaki.
“Korban pengendara motor meninggal di tempat dengan luka parah,” kata Bako, Jumat (8/5) pagi.
Berdasarkan keterangan sopir truk, Ridwan, sebelum kejadian truk melaju dari arah Bintan Buyu menuju Ekang Anculai.
Saat tiba di lokasi kejadian, korban disebut keluar dari arah kiri atau dari arah Poyotomo.
“Korban diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas saat keluar ke jalan utama, namun masih kami dalami,” ujar Bako.
Sopir truk mengaku telah membunyikan klakson dan berusaha mengerem, tetapi jarak kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Korban kemudian menabrak bodi samping kiri truk sebelum terjatuh dan terlindas ban belakang kiri kendaraan tersebut. Sementara sepeda motor korban terpental ke bahu jalan.
Usai kejadian, korban dievakuasi ke RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Kepri di Tanjunguban.
Pada malam harinya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Senggiling untuk dimakamkan.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Bako mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di jalan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak dan selalu menjaga jarak aman saat berkendara maupun berbelok di persimpangan,” tambahnya. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY