Buka konten ini

AKSI balap liar di Jalan RE Martadinata, Sekupang, kembali menuai keluhan warga. Bahkan, upaya pembubaran yang dilakukan warga berujung ricuh setelah pelaku melakukan perlawanan hingga menyebabkan seorang warga terluka.
Insiden tersebut terjadi saat warga mencoba menghentikan aktivitas balap liar yang dinilai semakin meresahkan. Seorang warga yang menghampiri pelaku menggunakan sepeda motor justru ditendang hingga terjatuh.
“Sudah sangat meresahkan. Berulang kali ditegur dan dibubarkan, tapi mereka melawan,” ujar Stenly, salah seorang warga.
Menurut Stenly, warga setempat telah berkali-kali melaporkan aktivitas tersebut ke Mapolsek Sekupang. Namun, hingga kini, ia menilai belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.
“Saya dan warga sekitar sudah capek melapor ke Polsek. Mereka tidak mau membubarkan,” katanya.
Ia menambahkan, para pelaku balap liar mayoritas masih berusia remaja. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Mereka masih kecil-kecil. Kalau sampai menabrak orang lain tentu sangat berbahaya,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Citra. Ia menyebut warga terpaksa turun tangan karena tidak adanya respons dari aparat.
“Kalau warga yang bertindak, jangan salahkan kalau terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait maraknya aksi balap liar di wilayah tersebut. (***)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO