Buka konten ini

NONGSA (BP) – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kepri memastikan harga kebutuhan pokok di Batam masih relatif stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Khusus untuk komoditas beras yang mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), harganya dipastikan masih berada di bawah batas yang ditetapkan pemerintah.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Satgas Pangan Polda Kepri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Batam. Beberapa pasar yang menjadi sasaran di antaranya Pasar Tos 3000 Jodoh, Pasar Batuaji, dan Pasar Batam Center.
Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Paksi Eka Syaputra, mengatakan pihaknya turun langsung ke lapangan guna memantau harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang.
“Kami sudah melakukan pengecekan di beberapa pasar. Secara umum harga sembako masih stabil dan stok juga tersedia,” ujar Paksi.
Ia menegaskan, khusus untuk komoditas beras yang mengikuti HET, harga yang dijual pedagang masih berada di bawah atau sesuai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan pemerintah.
“Untuk beras yang mengikuti HET, sejauh ini masih dijual di bawah harga maksimal yang ditetapkan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Selain memantau harga, tim Satgas Pangan juga mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar menjelang Lebaran. Pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga di pasar.
“Kami akan terus turun ke lapangan. Jika ditemukan pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Paksi.
Sementara itu, sepekan menjelang Idulfitri, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Batam juga masih terpantau relatif stabil. Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, peningkatan harga dinilai masih dalam batas wajar.
Pantauan di sejumlah pasar, seperti Pasar Fanindo di Batuaji, menunjukkan aktivitas jual beli mulai meningkat seiring mendekatnya Lebaran. Pedagang pun mulai menyiapkan tambahan stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masarakat.
Salah seorang pedagang sembako di pasar tersebut, Danil, mengatakan harga kebutuhan pokok sejauh ini belum mengalami lonjakan signifikan.
“Ada kenaikan, tapi masih standar, masih stabil,” katanya, Senin (16/3).
Menurut dia, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah gula pasir. Harga gula yang sebelumnya sekitar Rp18.000 per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp20.000 per kilogram.
Sementara itu, harga komoditas lainnya seperti beras dan telur ayam ras masih relatif stabil. Beras dijual sekitar Rp370.000 per karung ukuran 25 kilogram, sedangkan telur ayam ras berkisar Rp55.000 per papan.
“Untuk bumbu dapur juga masih stabil,” tambahnya.
Hal senada disampaikan salah seorang pembeli, Ika, warga Marina. Ia mengaku harga bahan pokok yang dibelinya tidak mengalami perubahan yang terlalu signifikan.
“Ada yang naik seribu dua ribu rupiah, tapi tidak ada yang melonjak tinggi,” ujarnya.
Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap komoditas daging diperkirakan meningkat mendekati Hari Raya Idulfitri. Para pedagang memperkirakan lonjakan permintaan biasanya terjadi sekitar tiga hari sebelum Lebaran.
Pedagang daging di Pasar Sungai Harapan, Sekupang, Adi, mengatakan tren peningkatan penjualan daging selalu terjadi menjelang hari raya.
“Kemungkinan bakal naik tiga hari sebelum Lebaran,” katanya.
Saat ini harga daging di sejumlah pasar Batam masih tergolong stabil. Daging sapi beku dijual sekitar Rp130.000 per kilogram, daging sapi segar Rp160.000 per kilogram, ayam segar Rp45.000 per kilogram, dan ayam beku Rp40.000 per kilogram.
Adi menyebutkan stok daging yang tersedia saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri. Namun para pedagang tetap menambah persediaan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan.
Pada hari biasa, pedagang rata-rata menjual sekitar 500 ekor ayam per hari. Menjelang Lebaran, jumlah penjualan dapat meningkat hingga empat kali lipat.
“Biasanya bisa sampai 2.000 ekor sehari mendekati Lebaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun distributor masih dalam kondisi aman hingga Lebaran.
Pemerintah juga melakukan pemantauan harga dan stok secara berkala untuk mencegah lonjakan harga maupun kelangkaan pasokan. Selain pengawasan di pasar, dinas juga berkoordinasi dengan distributor serta pelaku usaha ritel modern agar distribusi bahan pokok tetap lancar selama Ramadan hingga Lebaran.
Dengan stok yang mencukupi serta distribusi yang berjalan lancar, pemerintah berharap kebutuhan bahan pokok masyarakat Batam selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (*)
Reporter : Yashinta – Rengga Yuliandra
Editor : GALIH ADI SAPUTRO