Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Maskapai Wings Air membatalkan penerbangan rute Batam–Letung dan Letung–Batam di tengah arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Senin (16/3). Pembatalan tersebut terjadi karena jumlah penumpang yang memesan tiket dinilai terlalu sedikit.
Penerbangan pada rute tersebut biasanya menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 dengan kapasitas sekitar 70 kursi penumpang. Namun pada jadwal penerbangan hari itu, jumlah penumpang yang tercatat tidak memenuhi target operasional maskapai.
Salah seorang calon penumpang, Andre Harahap, mengaku kecewa dengan pembatalan penerbangan tersebut. Menurutnya, keputusan tersebut sangat disayangkan karena terjadi saat periode arus mudik Lebaran.
“Tak berangkat hari ini. Sangat disayangkan, padahal lagi arus mudik,” ujar Andre.
Ia menjelaskan informasi pembatalan penerbangan diterimanya melalui pesan WhatsApp dari pihak maskapai. Selain itu, pemberitahuan juga muncul melalui aplikasi Traveloka, tempat ia membeli tiket.
Dalam pemberitahuan tersebut, penumpang diberikan dua pilihan, yakni melakukan pengembalian dana (refund) atau mengganti jadwal penerbangan pada hari lain.
“Dalam pemberitahuan itu penumpang disuruh pilih mau refund atau ganti hari. Kalau saya sih tidak masalah, tapi tidak tahu penumpang lain,” jelasnya.
Andre mengaku sebenarnya sudah memiliki firasat bahwa penerbangan tersebut berpotensi dibatalkan. Karena itu ia telah lebih dulu membeli tiket lanjutan dari Batam menuju Bandara Kualanamu, Medan.
Tiket lanjutan tersebut dibelinya dari maskapai yang masih berada dalam satu grup dengan Wings Air, yakni Lion Air Group. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi jika penerbangan Batam–Letung dibatalkan.
“Kalau mereka cancel, saya tinggal komplain saja. Otomatis tiket Batam ke Kualanamu hangus juga. Jadi saya tinggal komplain minta tiket baru karena masih satu grup,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bandara Letung, Denny, membenarkan adanya pembatalan penerbangan Wings Air pada hari tersebut. Menurutnya, jumlah penumpang yang tercatat memang sangat sedikit, baik dari Batam maupun dari Letung.
“Kalau saya kurang tahu berapa jumlah target penumpang agar pesawat bisa terbang. Yang jelas hari ini mungkin di bawah 10 orang saja,” kata Denny.
Ia menyebutkan selama periode arus mudik Lebaran tahun ini, pembatalan penerbangan baru terjadi sekali, yakni pada jadwal Senin tersebut.
Penerbangan Wings Air rute Batam–Letung selanjutnya dijadwalkan kembali pada Rabu, 18 Maret. Hingga saat ini jumlah penumpang yang tercatat sekitar 30 orang.
“Itu pun baru 30 orang penumpang sampai hari ini. Tapi bisa saja bertambah karena penjualan tiket masih terus berlangsung,” ujarnya.
Menurut Denny, kondisi ini berbeda jauh dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Saat itu, jumlah penumpang pesawat di Bandara Letung jauh lebih ramai.
“Nataru kemarin pesawat ada yang penuh. Beda jauh dengan arus mudik Lebaran,” ucapnya.
Meski jumlah penumpang tidak terlalu tinggi, pihak bandara tetap membuka posko pengamanan mudik. Posko tersebut melibatkan petugas bandara, TNI, Polri, serta instansi terkait untuk memastikan pelayanan penerbangan dan keamanan penumpang tetap berjalan lancar selama masa mudik. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY