Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Anambas dipastikan dalam kondisi aman. Pertamina menyiapkan sebanyak 360 kiloliter (KL) BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Dari total pasokan tersebut, terdiri dari 170 KL pertalite dan 190 KL solar. Seluruh BBM itu disalurkan melalui dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang beroperasi di Anambas, yakni di kawasan Air Sena dan Enggan, Tarempa.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohanes Maria Vianey Sawu, memastikan stok BBM yang tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat.
Bahkan, menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan masih mencukupi hingga setelah Lebaran.
“Kalau dilihat dari jumlah yang tersedia, BBM tercukupi bahkan diperkirakan masih tersisa hingga setelah Lebaran,” ujar Yohanes, Senin (16/3).
Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan BBM yang beredar di tengah masyarakat.
Menurut Yohanes, ketersediaan BBM di Anambas dalam kondisi aman dan distribusinya terus dipantau oleh pemerintah daerah.
“Masyarakat tidak perlu panik dengan kabar minyak akan langka. Stok kita aman dan cukup untuk kebutuhan sampai Lebaran,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait cadangan minyak nasional yang disebut hanya cukup sekitar 20 hari jika terjadi perang antara Iran dan Amerika Serikat.
Menurut Yohanes, pernyataan tersebut kerap disalahartikan oleh masyarakat.
“Bukan berarti saat perang minyak hanya cukup 20 hari. Yang dimaksud adalah cadangan minyak nasional jika pasokan benar-benar terhenti,” jelasnya.
Karena itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan isu konflik di Timur Tengah yang disebut-sebut berdampak terhadap ketersediaan minyak dunia.
Menurutnya, meskipun kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu sumber utama minyak global, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan.
“Memang wilayah Timur Tengah merupakan salah satu penghasil minyak dunia dan sebagian pasokan minyak internasional berasal dari sana. Namun masyarakat tidak perlu panik karena distribusi BBM di daerah kita masih aman,” kata Kapolres.
Ia menegaskan pihak kepolisian akan terus memantau distribusi BBM di lapangan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Kapolres juga memperingatkan masyarakat maupun pihak tertentu agar tidak mencoba menimbun BBM demi keuntungan pribadi di tengah isu kelangkaan.
“Kalau ada yang mencoba menimbun BBM tentu akan kami tindak. Kami tidak segan mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang dengan sengaja menimbun atau menyalahgunakan distribusi BBM,” tegasnya. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY