Buka konten ini

NEWCASTLE (BP) – Sebuah masjid yang direncanakan dan dibangun hampir dua dekade akhirnya mulai digunakan di Fenham, Newcastle. Masjid baru ini dibiayai oleh jamaah Newcastle Central Mosque dan dibangun secara bertahap, dengan perencanaan dimulai sejak 2003.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat komunitas dengan fasilitas dapur dan ruang kelas.
Imam Abdul Basith Mohammed mengatakan, selesainya masjid ini merupakan “impian yang menjadi kenyataan”. Ia menambahkan, “Kami berharap masjid ini dapat digunakan semua orang, bukan hanya umat Muslim.”
Masjid baru ini memiliki ruang luas khusus bagi perempuan untuk beribadah, yang menjadi penting bagi generasi muda. “Tempat ini membuat mereka merasa memiliki ruang sendiri. Kami memiliki banyak anak-anak yang rutin datang ke sini,” kata Abdul Basith.
Bangunan baru ini menggantikan masjid lama bergaya Victoria yang pernah dimiliki NHS dan dibongkar pada 2013. Selama pembangunan, komunitas menggunakan aula kecil di sebelahnya, tetapi ruang tersebut tidak cukup menampung semua jamaah, terutama saat Ramadan.
Kini, masjid memiliki lebih dari 20 ruang kelas dan ruang besar khusus perempuan untuk sholat. Sugufta Naz, yang tergolong baru di komunitas ini, hanya sempat merasakan masjid lama selama beberapa tahun. Ia mengaku terkesan dengan perubahan. “Perbedaan kenyamanan dan luas ruangnya benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Sebagian besar fasilitas masjid juga bisa digunakan organisasi lain, termasuk NHS, jika diperlukan.
Untuk perayaan idulfitri yang menandai akhir Ramadan, masjid baru ini diperkirakan akan menampung hingga 4.000 jamaah. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO