Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Aktor Elijah Wood memberi isyarat kemungkinan kembali memerankan Frodo dalam film terbaru “The Lord of the Rings” dan berharap karakter itu tidak dimainkan orang lain selama dirinya masih mampu.
Menurut laman Hollywood Reporter, Senin (9/3), meski belum ada pengumuman resmi kemungkinan akan tampil di film terbaru “The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum”, Elijah Wood sangat senang dengan kemungkinan adanya film lain tentang dunia Middle-earth itu.
Hal ini juga menyinggung pernyataan aktor Ian McKellen dalam sebuah konvensi pada Agustus lalu yang memberi isyarat kemungkinan kembali sebagai karakter Gandalf the Gray.
“Jadi ada kemungkinan besar. Saya belum bisa mengatakan apapun secara resmi sampai ada pengumuman. Selalu sedikit menegangkan ketika orang membicarakan film baru untuk dunia seperti Middle-earth,” kata Wood, dalam wawancara terbaru dengan The Times UK.
“Semua orang ingin menjaga integritasnya. Namun cerita ini menyenangkan dan menegangkan. Rasanya seperti menyatukan kembali band lama. Saya sangat bersemangat,” tambahnya.
Ketika pewawancara menyebut McKellen mengatakan tidak ingin orang lain memerankan Gandalf, Wood pun berharap hal yang sama dengan pernyataan tersebut.
“Saya sangat mengerti itu. Saya juga tentu tidak ingin orang lain memainkan Frodo selama saya masih hidup dan mampu,” kata Wood.
Elijah Wood juga mengaku antusias sebagai penggemar untuk melihat bagaimana proyek tersebut akan diwujudkan di layar lebar.
“Bayangkan saat Anda di bioskop lalu melihat topi itu berputar dan ternyata Gandalf. Karena saya juga penggemar, saya sangat penasaran melihat bagaimana semuanya akan disatukan,” ujar dia.
Elijah Wood dan Ian McKellen sebelumnya membintangi trilogi film The Lord of the Rings karya sutradara Peter Jackson pada awal 2000-an. Keduanya juga kembali bekerja sama dalam trilogi film The Hobbit.
Meski Wood tidak secara langsung mengonfirmasi keterlibatannya, pernyataannya menimbulkan spekulasi ia kemungkinan akan kembali ke dunia The Lord of the Rings. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GUSTIA BENNY