Buka konten ini

TIKET kapal untuk angkutan mudik Lebaran 2026 dari Batam masih tersedia. Hingga saat ini, tingkat keterisian penumpang rata-rata baru mencapai sekitar 75 hingga 80 persen.
Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah jadwal keberangkatan kapal untuk periode angkutan Lebaran, yakni mulai H-15 hingga hari Lebaran.
“Untuk tiket sendiri sampai sejauh ini, khusus angkutan periode Lebaran dari H-15 sampai hari Lebaran, jika kita lihat jadwal pada tanggal 9, 11, 14, 15, 16, 19, dan 21, rata-rata keterisiannya masih sekitar 75 persen sampai 80 persen. Artinya masih banyak tiket yang tersedia,” ujar Edwin, Minggu (8/3).
Meski demikian, penjualan tiket dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan momentum mudik Lebaran untuk mencari keuntungan pribadi. “Penjualan tiket dilakukan bertahap agar kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Biasanya pada momen seperti ini ada saja pihak yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan pribadi,” jelasnya.
Edwin menambahkan, pada angkutan Lebaran tahun ini terdapat penambahan kapal yang melayani rute dari Batam. Jika pada hari biasa hanya satu kapal yang beroperasi, pada periode mudik kali ini akan ada dua kapal yang melayani penumpang.
Kedua kapal tersebut adalah KM Kelud dan KM Ngapulu. KM Kelud memiliki kapasitas angkut sesuai sertifikat keselamatan sebanyak 3.457 penumpang, sementara KM Ngapulu mampu mengangkut hingga 2.955 penumpang.
Rute yang paling diminati pemudik dari Batam masih didominasi tujuan Batam–Belawan. Selain itu, terdapat pula rute Batam menuju Tanjung Priok yang juga cukup banyak diminati.
Untuk menjaga kenyamanan perjalanan, calon penumpang diimbau tidak membawa barang secara berlebihan dan datang lebih awal ke pelabuhan sebelum jadwal keberangkatan.
“Paling tidak dua jam sebelum kapal berangkat penumpang sudah berada di pelabuhan supaya tidak terjadi antrean saat penukaran tiket menjadi boarding pass. Bahkan 12 jam sebelum keberangkatan tiket sudah bisa ditukarkan,” tutupnya. (***)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO