Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan optimistis tim Merah Putih mampu bersaing dalam perebutan gelar Piala Thomas 2026. Kepercayaan diri itu muncul setelah Indonesia menembus semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.
Hasil di BATC menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi turnamen beregu putra paling bergengsi di dunia tersebut. Meski tidak masuk skuad pada BATC 2026, Alwi diprediksi tetap menjadi bagian penting dalam komposisi tim Thomas Indonesia.
Saat ini, pemain berusia 20 tahun itu menempati peringkat 14 dunia dan menjadi tunggal putra terbaik kedua Indonesia berdasarkan ranking BWF. Dalam setahun terakhir, performanya juga menunjukkan peningkatan signifikan. Termasuk dengan keberhasilan meraih gelar Indonesia Masters 2026.
”Setiap negara punya andalan masing-masing. Tapi, saya yakin dengan komposisi Indonesia. Tunggal maupun ganda bisa bersaing di Thomas,” ujar Alwi.
Alwi menegaskan fokusnya kini adalah mempersiapkan diri agar layak dipercaya masuk skuad. Atlet asal Surakarta itu juga ingin menunjukkan mentalitas bertarung khas pemain Indonesia jika mendapat kesempatan tampil.
”Saya mempersiapkan diri dari sekarang dan percaya diri. Semoga bisa terpilih dan tampil. Saya ingin menunjukkan mentalitas Indonesia,” tegasnya.
Di sektor tunggal putra, Indonesia memang memiliki stok yang lumayan melimpah. Selain Alwi, terdapat nama-nama seperti Jonatan Christie yang kini berada di papan atas dunia, serta pemain lain seperti Anthony Sinisuka Ginting, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Prahdiska Bagas Shujiwo. Kombinasi pemain muda dan senior dinilai menjadi kekuatan utama tim.
Piala Thomas 2026 akan berlangsung di Horsens pada 24 April-3 Mei 2026. Indonesia menempati pot pertama dalam proses undian berdasarkan seeding. Status tersebut memberi keuntungan strategis dalam pembagian grup. Indonesia berpeluang menghindari sesama unggulan di fase awal. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO